ADVERTISEMENT

Segera Diresmikan Jokowi, Menhub Cek Bandara Tebelian di Kalbar

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Selasa, 07 Des 2021 23:42 WIB
Kemenhub
Foto: dok. Kemenhub
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Tebelian di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Bandara tersebut bakal diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (8/12).

"Hari ini Saya ke Bandara Tebelian untuk mengecek kondisi fasilitas sisi darat dan sisi udara bandara, yang direncanakan akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Rabu (8/12)," ungkap Budi Karya dalam keterangan tertulis, Selasa (7/12/2021).

Budi Karya mengulas, Bandara Tebelian di Sintang dibangun sejak tahun 2011 dan terus dilakukan pengembangannya hingga tahun 2020. Pembangunan dan pengembangan bandara tersebut menelan biaya sekitar Rp 580 miliar.

Bandara Tebelian, lanjut Budi Karya, dibangun untuk menggantikan Bandara Susilo, yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena berada di pusat kota dan dikelilingi pemukiman. Kehadiran bandara ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan transportasi udara di Kabupaten Sintang dan sekitarnya.

Sebagai informasi, pengembangan Bandara Tebelian dilakukan di atas lahan sekitar 153,6 hektare, yang telah dihibahkan oleh Pemkab Sintang kepada Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Bandara Tebelian saat ini memiliki terminal penumpang seluas 2.000 meter persegi yang mampu melayani 75 ribu penumpang per tahun.

Bandara tersebut memiliki runway berukuran 1.820 m x 30 m yang mampu didarati pesawat sejenis ATR-72/600, taxiway 160 m x 18 m dan Apron 220 m x 60 m, yang mampu menampung 4 pesawat ATR-72.

Bertokak dari Bandara Tebelian, Budi Karya juga meninjau bandara lainnya yang berada di Provinsi Kalbar, yaitu Bandara Pangsuma, yang terletak di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

"Saya senang sekali karena ini pertama kalinya Saya hadir di sini, untuk meninjau bandara yang berada di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia," ungkap Budi Karya.

Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara berencana mengembangkan Bandara Pangsuma, dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan dan pelayanan penerbangan, serta untuk mendongkrak perekonomian di wilayah Putussibau dan sekitarnya.

Bandara Pangsuma saat ini memiliki runway sepanjang 1800 m x 30 m yang dapat didarati pesawat sejenis ATR-72 dan terminal penumpang seluas 1.020 m2. Pembangunan dilakukan sejak tahun 2014 hingga tahun 2019 dengan total biaya sekitar Rp 48 miliar. Pada tahun 2021, kembali dilakukan sejumlah pengembangan, antara lain pelapisan runway, taxiway, apron, dan standardisasi runway strip.

Bandara Tebelian dan Bandara Pangsuma merupakan dua dari empat bandara di Provinsi Kalbar, yang dikelola oleh Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Pengembangan Bandara Tebelian dan Bandara Putussibau diharapkan semakin meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di Provinsi Kalbar dan sekitarnya.

Adapun dua bandara lainnya, yaitu Bandara Rahadi Oesman di Kota Ketapang, dan Bandara Nanga Pinoh di Kabupaten Melawi. Selan itu, satu bandara lainnya di Provinsi Kalbar yaitu Bandara Supadio di Pontianak.



Simak Video "PeduliLindungi Jadi Syarat Wajib, Ini Nasib yang Tak Punya Smartphone"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT