ADVERTISEMENT

Proyek Tol Tanggul Laut Semarang-Demak Digenjot, Segini Progresnya

Iffa Naila Safira - detikFinance
Jumat, 28 Jan 2022 15:52 WIB
Foto udara proyek pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak seksi II di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu (19/1/2022). Menurut data yang dihimpun PT PP selaku kontraktor pelaksana proyek jalan tol tersebut dengan skema Join Operation bersama PT Wika, progres pembangunan jalan Tol Semarang-Demak seksi II (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 kilometer per 17 Januari 2022 telah mencapai sekitar 64 persen, dan ditargetkan selesai pada Oktober 2022 mendatang. ANTARA FOTO/Aji Styawan/hp.
Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong penyelesaian pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak. Pembangunan ini menggunakan skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU), yang diharapkan akan mendukung pertumbuhan Pusat Ekonomi baru di Provinsi Jawa Tengah.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, jalan tol ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan secara signifikan di kawasan Kaligawe dan Bandara Ahmad Yani yang kerap kali macet. Selain itu, Tol Semarang-Demak ini diintegrasi dengan tanggul yang memperkuat daya tahan Semarang bagian Utara dalam menghadapi banjir rob.

"Keberadaan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan tanggul akan memperkuat daya tahan Semarang bagian utara dalam menghadapi banjir rob," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Tol sepanjang 26,7 km ini terbagi menjadi dua seksi. Seksi 1 yakni Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 km dan Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 km.

Saat ini untuk Seksi 1 sudah selesai lelang dini dan akan dimulai konstruksinya pada Januari 2022 yang ditargetkan akan selesai November 2024 dengan kebutuhan biaya sampai Rp 10,56 Triliun.

Sementara, saat ini Seksi 2 sudah mulai konstruksi dengan progres sampai 64% dan ditargetkan rampung Oktober 2022. Pembangunan Seksi 2 dilaksanakan oleh PT PP-PT WIKA Konsorsium Maratama-Studi Teknik (KSO) dan Konsultan Supervisi PT. Virama Karya (Persero) dengan biaya konstruksi sebesar Rp4,3 triliun.

Secara teknisnya, Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 ini rencananya memiliki dua Simpang Susun (SS) yaitu SS Sayung dan SS Demak. Kemudian, arah pelebaran pada jalan tol ini adalah pelebaran ke dalam yang memiliki 2x2 lajur awal dan 2x3 lajur akhir.

Dibangunnya Tol Semarang-Demak ini menjadi pendukung dalam peningkatan konektivitas di wilayah Jawa Tengah bagian utara.Tol ini juga menjadi penghubung kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata religi khususnya di wilayah Demak.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT