ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Sentil Keras Orang yang Ogah Bayar Pajak

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Rabu, 23 Mar 2022 16:46 WIB
Sri Mulyani Indrawati merupakan Menteri Keuangan Kabinet Kerja. Sebelumnya wanita kelahiran Lampung 26 Agustus 1962 itu juga menjabat menteri keuangan Kabinet Indonesia Bersatu.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menggebu-gebu menyampaikan ada kekeliruan di pikiran sebagian masyarakat perihal manfaat pajak. Ada anggapan bahwa pajak hanya diperuntukkan untuk membangun infrastruktur seperti jalan tol, sehingga mereka enggan membayar pajak.

"Saya nggak makan jalan tol. Jadi, nggak perlu lah bayar pajak," ucap Sri Mulyani menggambarkan pikiran masyarakat terkait peruntukan pajak dalam acara Spectaxcular 2022, Rabu (23/3/2022).

Padahal, Sri Mulyani menegaskan, uang pajak digunakan untuk menjaga Indonesia. Polisi dan TNI yang bertugas menjaga keamanan Indonesia dibayar dari uang pajak.

"Kalau Anda di rumah sekarang hidup tenang dibandingkan negara yang mungkin sekarang sedang kisruh atau bahkan kita lihat negara-negara lain yang bahkan keamanan dasar saja tidak ada. Itu karena kita bisa memelihara negara ini, dan negara itu dipelihara dengan uang pajak," tegasnya.

Masyarakat Indonesia bisa hidup tenang, keluar-masuk rumah, dan bekerja hingga malam hari. Sementara ada negara yang masyarakatnya keluar rumah saja tidak berani. Indonesia bisa berbeda dari negara itu, menurut Sri Mulyani, karena Indonesia dijaga dengan uang pajak.

Sri Mulyani menerangkan pajak tidak hanya untuk membangun gedung yang tinggi atau infrastruktur yang besar, tapi juga diperuntukkan untuk yang lainnya.

"Pasti masak pakai LPG, charge handphone-nya pasti pakai listrik. Itu semuanya ada elemen subsidinya dari pajak. Jadi, pajak itu hadir hampir di semua sisi kehidupan kita. Itu lah yang menjaga Indonesia," ucap Sri Mulyani dengan dana bergetar.

Maka dari itu, Sri Mulyani meminta ke jajaran Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan untuk memberikan edukasi ke masyarakat dengan bahasa sehari-hari sehingga mudah dimengerti masyarakat.

Simak juga Video: Apa Kabar Usulan 'Mobil Rakyat' yang Bebas Pajak Barang Mewah?

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT