Jangan Lama-lama! Pakai Toilet di Rest Area Maksimal 10 Menit

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Senin, 02 Mei 2022 15:14 WIB
Rest Area 487 A Tol Sermarang-Solo mulai ramai oleh pemudik.
Foto: Jarmaji/detikJateng: Kepala BPJT meminta penggunaan toilet di rest area tol maksimal 10 menit
Jakarta -

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR meminta badan usaha jalan tol memantau penggunaan toilet di rest area tol. Alasannya, antrean cukup panjang hingga jalur utama tol kerap terjadi pada momen libur panjang

Danang menegaskan rest area tol juga menjadi fokus perhatian selain kepadatan di jalan tol. Seperti di pintu masuk rest area jalan aksesnya banyak antrean kendaraan sehingga menutup jalan dan melebar ke jalan utamanya, selain itu manajemen parkir di rest area juga harus tetap diperhatikan.

"Terkait penggunaan toilet di rest area kita juga pantau dan kita sampaikan ke masing-masing Badan Usaha Jalan Tol untuk dapat memastikan orang yang menggunakan toilet maksimal 10 menit. Diharapkan terus diperhatikan manajemen pengelolaan mobilitasnya dalam penggunaan toilet sementara yang telah dibuat juga," ujar Danang Parikesit dikutip dari situs BPJT, Senin (2/5/2022).

Selain itu, menurut Danang pengaturan manajemen lalu lintas kendaraan di Jalan Tol selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 ini diserahkan sepenuhnya kepada Kepolisian, Korlantas, maupun Kepolisian Kewilayahan.

"Mereka saya yakin akan bekerja keras sebaik-baiknya untuk bisa memastikan para pengguna jalan tol ini untuk mudik lancar, mudik aman, mudik sehat, dan mudik yang membahagiakan," imbuh Danang.

Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano menambahkan terkait pengaturan lalu lintas contra flow dan one way di Km 47 sampai Km 70 juga hingga Gerbang Tol Kalikangkung, bila mana tidak bisa mengakomodasi ada diskresi kepolisian juga. "Hal tersebut juga sangat membantu dalam mengurai lalu lintas kendaraan dan mencegah terjadinya kepadatan," ujar Reza.

Ditambahkan Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali Agung Prasetyo, dari sisi infrastruktur khususnya di ruas Jalan Tol Cikampek - Palimanan telah disiapkan dari jalan dan rest area.

"Yang kami lakukan agak berbeda di tahun ini, kita merubah transaksi Gate Tol Kalimanan kita lanjutkan di Gate Tol selanjutnya hingga Kalikangkung yang mana di arus mudik ini diterima di ruas tol selanjutnya. Kemudian untuk peningkatan arus lalu lintas mengalami penaikan 30% volume kendaraan, sekitar 105 ribu kendaraan telah melintas," tuturnya.

(hns/hns)