Target Setelah Lebaran, Tarif KRL Commuter Line Jadi Naik?

ADVERTISEMENT

Target Setelah Lebaran, Tarif KRL Commuter Line Jadi Naik?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 11 Mei 2022 12:10 WIB
Ketentuan Naik KRL Sesuai SE Kemenhub Terbaru, Cek di Sini
Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom
Jakarta -

Wacana kenaikan tarif KRL Commuter Line telah bergulir sejak awal tahun ini. Tarif KRL rencananya mau dinaikkan menjadi Rp 5.000 untuk 25 km pertama, dari yang sebelumnya hanya Rp 3.000.

Kenaikan itu direncanakan pada bulan April 2022. Namun, Kementerian Perhubungan menyatakan tarif tidak akan naik hingga Lebaran 2022.

Lebaran pun sudah berlalu saat ini, apakah kenaikan tarif KRL akan diberlakukan?

Adita menyatakan saat ini sudah ada pembahasan kembali soal kenaikan tarif KRL. Hanya saja dia enggan mengatakan apakah tarif KRL akan dinaikkan di sisa waktu tahun 2022 ini.

Namun dia menjelaskan pemerintah masih membahas waktu yang tepat untuk kenaikan tarif KRL mempertimbangkan situasi terkini di tengah masyarakat. "Akan ada pembahasan kembali mempertimbangkan situasi terkini," ungkap Adita kepada detikcom, Rabu (11/5/2022).

Adita mengatakan situasi ekonomi masyarakat paska musim mudik Lebaran masih jadi pertimbangan utama. Apalagi saat ini sudah cukup banyak harga komoditas kebutuhan utama mengalami kenaikan. Hal itu menurutnya mempengaruhi kekuatan belanja masyarakat.

"Situasi paska mudik termasuk jadi pertimbangan kami. Lalu ada juga kenaikan harga di berbagai komoditas yang bisa mempengaruhi buying power masyarakat," ujar Adita.

Dalam catatan detikcom, usulan kenaikan tarif KRL datang dari Ditjen Perkeretaapian. Adapun tarif yang akan naik adalah tarif dasar sejauh 25 kilometer (km) untuk perjalanan pertama KRL. Kenaikan tarif itu direncanakan pada bulan April.

Lanjut di halaman berikutnya.



Simak Video "Mobil Tertabrak KRL di Jakbar Karena Melintasi Penyeberangan Liar"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT