Tol Serang-Panimbang Beroperasi Penuh 2024, Jakarta-Tanjung Lesung 2 Jam

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 18 Mei 2022 15:40 WIB
Kendaraan truk melintas di Tol Serang-Rangkasbitung di Kabupaten Lebak, Banten, Senin (2/8/2021). Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat progres tol Serang-Panimbang seksi I sudah mencapai 98 persen dan sedang dilakukan proses uji laik fungsional (ULF). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/foc.
Tol Serang-Rangkasbitung/Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS
Jakarta -

Pembangunan infrastruktur jalan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83,67 kilometer (km) tengah diselesaikan. Ditargetkan pada 2024 Tol Serang-Panimbang bisa beroperasi penuh.

Dalam perkembangannya, setelah Seksi 1 sepanjang 26,5 kilometer (km) yang menghubungkan Serang-Rangkasbitung telah beroperasi sejak 2021, kini proses pembangunan dilanjutkan pada Seksi 2 sepanjang 24,17 km yang menghubungkan Rangkasbitung-Cileles.

Serta pada Seksi 3 sepanjang 33 km yang menghubungkan Cileles-Panimbang. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan Seksi 2 telah mencapai 23,31%.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan bahwa penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 dan 3 ditargetkan dapat beroperasi pada semester I dan II 2024.

Setelah rampung, Tol Serang-Panimbang akan memberikan kemudahan dan efisiensi waktu perjalanan menuju obyek wisata Tanjung Lesung yang merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP).

Jika sebelumnya, dari Jakarta ke Tanjung Lesung membutuhkan waktu tempuh selama 5 jam, dengan adanya jalan Tol Serang-Panimbang ini waktu tempuh dapat dipangkas menjadi 2-3 jam dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam.

Di samping itu, keberadaan Tol Serang-Panimbang dapat memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri maupun pariwisata di Provinsi Banten.

"Kehadiran jalan Tol Serang-Panimbang diharapkan akan mendukung pengembangan ekonomi di kawasan wisata Tanjung Lesung serta Wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan yang secara geografis berdekatan dengan DKI Jakarta," ujar Danang dikutip dari laman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rabu (18/5/2022).

Kawasan wisata Tanjung Lesung merupakan salah satu dari 10 DPP yang merupakan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kawasan wisata Tanjung Lesung masuk dalam destinasi prioritas karena keunggulan keindahan alamnya serta berbagai fasilitasnya yang atraktif, seperti water sports, snorkeling, diving, hingga sunrise spot di pesisir pantai.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan tol untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan. "Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar," kata Basuki.

Pembangunan infrastruktur jalan Tol Serang-Panimbang dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai total investasi sebesar Rp 8,58 triliun. Pada Seksi 1-2, merupakan porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang. Kemudian pada Seksi 3 merupakan porsi pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.

(ara/ara)