Permudah Akses, Abipraya Tuntaskan Bangun 3 Gerbang Ikonik ke Borobudur

Nada Zeitalini - detikFinance
Jumat, 20 Mei 2022 20:38 WIB
Brantas Abipraya
Foto: Dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) telah merampungkan proyek Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Sekretaris PT Brantas Abipraya Miftakhul Anas mengatakan pembangunan infrastruktur kawasan Borobudur ini menjadi bentuk keseriusan Brantas Abipraya untuk dapat membangkitkan perekonomian negara di tengah pandemi COVID-19.

"Kami (Brantas Abipraya) membangun beberapa gerbang dan melakukan penataan Jalur Aksis Budaya, Penataan Plataran Penerima dan jalur Concourse Candi Borobudur," ujar Anas dalam keterangan tertulis, Jumat (20/5/2022).

Pada proyek tersebut, lanjut Anas, Brantas Abipraya membangun Gerbang Palbapang sebagai penanda kawasan dari arah Yogyakarta yang jaraknya 8 kilometer dari Candi Borobudur. Gerbang ini memiliki ikon patung singa yang nantinya juga akan dilengkapi hall atau ruang serbaguna, ruang pengelola atau security dan MEP (Mechanical Electrical & Plumbing), toilet, serta lansekap taman.

Kemudian ada juga Gerbang Blondo sebagai pintu masuk untuk wisatawan Borobudur dari arah Semarang yang berjarak 10 kilometer dari Candi Borobudur. Di Gerbang Blondo ini nantinya akan dihiasi ikon berupa imej Pohon Kalpataru yang dipercaya sebagai pohon hayat atau pohon kehidupan dan harapan. Gerbang Blondo juga akan dilengkapi berbagai fasilitas serupa dengan Gerbang Palbapang.

Brantas Abipraya Foto: Dok. Brantas Abipraya

Gerbang lainnya yang juga dibangun adalah Gerbang Gajah Kembang Limus dengan ukuran terluas yaitu 2 hektare. Gerbang berjarak 4 kilometer dari Candi Borobudur ini merupakan penanda kawasan dari arah Purworejo sekaligus menghidupkan Balkondes (Balai Ekonomi Desa) Desa Kembang Limus. Gerbang terbesar kawasan Candi Borobudur inidilengkapi berbagai fasilitas dan berlatar gajah raksasa yang cocok untuk dijadikan tempat berswafoto.

Gerbang Kembang Limus ini juga dilengkapi tempat pengelolaan sampah berteknologi Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), yaitu sistem pengelolaan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah. Menurut Anas, teknologi tersebut menjadi solusi mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya, khususnya di kawasan wisata.

Anas menilai tiga gerbang yang dibangun Brantas Abipraya tersebut mempermudah para wisatawan mengakses jalan menuju Borobudur. Selain itu, Brantas Abipraya juga telah melakukan Penataan Jalur Akses Budaya Mendut - Pawon - Borobudur. Sepanjang Jalan Lingkungan Permukiman Bojong, Jalur Pejalan Kaki Tepian Kali Progo (Skywalk), Koridor Jalan Balaputradewa serta Penataan Sendang Lanang dan Wadon Wanurejo. Jalanan ini kini menjadi viral di Magelang, karena semakin elok dengan dihiasi lampu jalanan yang klasik.

Untuk menambah kenyamanan wisatawan, BUMN konstruksi ini juga melakukan penataan plataran penerima dan jalur concourse Candi Borobudur untuk mengontrol arus pengunjung ke Candi Borobudur. Dilakukan peningkatan kualitas jalur concourse, penataan area ticketing, lalu juga akan dipasang 9 panel elemen edukasi sebagai fungsi pembelajaran nilai-nilai sejarah, budaya dan inspirasi Borobudur.

(akn/hns)