ADVERTISEMENT

Hoax Tol Becakayu Amblas, Padahal Box Girder Kereta Cepat 'Nempel' Jembatan

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Rabu, 15 Jun 2022 06:30 WIB
Kondisi lalin di Jembatan Antilope, Bekasi, imbas pemasangan girder box kereta cepat.
Foto: Kondisi lalin di Jembatan Antilope, Bekasi, imbas pemasangan girder box kereta cepat. (Dwi Rahmawati/detikcom)
Jakarta -

Viral sebuah video dinarasikan Tol Becakayu Kalimalang, Bekasi, amblas. Video tersebut disebarkan dengan narasi 'Ruas Tol Becakayu rusak/turun, sarannya hindari dulu arah Kalimalang'.

Namun, faktanya, itu bukan beton jalan Tol Becakayu, melainkan box girder proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di atas Jembatan Antilope, Bekasi.

Dalam video tersebut terlihat beton melintang di atas jembatan. Box girder tersebut membuat kendaraan sulit melintas karena ketinggiannya hanya 1,7 meter.

"Udah turun ya, ini dalam proses nih. Mobil Innova yang terbaru nggak bisa lewat, kalau Avanza masih bisa," ujar perekam dalam video tersebut.

Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Budi Harimawan mengatakan konstruksi tersebut merupakan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di dekat Tol Jakarta-Cikampek kilometer (Km) 5-6.

"Lokasi di sekitar Japek Km 5-6. Proyek KCIC (PT Kereta Cepat Indonesia-China) bukan Proyek Tol/PUPR secara langsung," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/6/2022).

Budi menjelaskan bahwa warga sekitar meminta jembatan tetap bisa dilalui saat konstruksi girder proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Jembatan tersebut akan ditutup dan sedang dibangun penggantinya.

"Overpass tersebut menurut infonya disepakati dengan Pemkot Bekasi akan ditutup dan diganti lokasi yang baru (sedang dibangun). Selama proses pembangunan Overpass yang baru warga tetap minta bisa difungsikan," ujarnya.

Pemkot Bekasi Minta Jembatan Pengganti

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Kota Bekasi, Idi Susanto menjelaskan awalnya Pemerintah Kota Bekasi menginginkan jembatan baru dahulu sebelum ada pekerjaan box girder Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Pemerintah kota waktu itu minta jembatan relokasi dulu, bikin jembatan baru dulu, baru itu boleh dikerjakan," jelasnya kepada detikcom.

Namun karena proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung mendesak, akhirnya Pemkot Bekasi mengizinkan ada pekerjaan box girder meski jembatan pengganti belum selesai dibangun. "Akhirnya dikerjakan paralel, nunggu jembatan jadi," tambah Susanto.

Simak 'Video Tol Becakayu Amblas Hoax, Faktanya Box Girder Kereta Cepat':

[Gambas:Video 20detik]



KCIC buka suara di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT