ADVERTISEMENT

Airlangga Ingin Bandara Internasional Batam Jadi Hub Logistik Nasional

Angga Laraspati - detikFinance
Jumat, 24 Jun 2022 21:02 WIB
Airlangga Ingin Bandara Internasional Batam Jadi Hub Logistik Nasional
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Pemerintah terus mengakselerasi pengembangan Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) dengan mengembangkan sarana dan prasarana transportasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan biaya logistik.

Pengelolaan bandara itu disebut akan dilakukan secara lebih profesional sesuai standar pelayanan internasional oleh PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) dengan dimulainya pembangunan pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto lantas berharap Bandara Internasional Batam tersebut dapat dijadikan sebagai Hub logistik nasional.

"Dengan adanya airport ini, dan lewat kerja sama dengan Bandara Incheon di Korea, diharapkan bisa menjadi hub logistik nasional. Bagi industri elektronik tentu sangat membutuhkan adanya direct flight terutama untuk mendorong supply chain. Dan kami harap hub-nya juga bisa menjadi gateway ke Amerika, Korea, Batam, Tiongkok, dan Singapura," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Jumat (24/6/2022).

Hal ini dia ungkapkannya saat hadir menyaksikan acara Serah Terima Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam dari Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) kepada PT BIB di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (24/06).

Diketahui, PT BIB yang didukung oleh konsorsium PT Angkasa Pura I, PT Wijaya Karya, dan Incheon International Airport Corporation Korea Selatan, mau membuka akses baru penerbangan langsung, terutama ke Korea Selatan, China, serta beberapa negara lain dengan memanfaatkan jaringan yang dimiliki Incheon International Airport Corporation.

Dengan semakin terbukanya jaringan penerbangan internasional dari dan ke Batam, dinilai akan mempercepat pemulihan dan pengembangan industri pariwisata di Kawasan BBK. Hal tersebut juga dapat mengefisienkan layanan kargo untuk kemudian meningkatkan daya saing industri dan mengurangi biaya logistik di Batam, serta dapat mendorong supply chain barang elektronik baik dari bahan baku maupun produknya sendiri.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan BP Batam sepenuhnya berharap melalui PT BIB Bandara Hang Nadim dapat menjadi bandara terbaik dan dapat berkompetisi dengan negara tetangga.

"Kami memahami bahwa Kota Batam berpotensi sebagai pintu masuk penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dengan ekspektasi 40 juta penumpang per tahunnya," ungkap Rudi.

Sebagai informasi, serah terima dilakukan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) kepada PT BIB di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, hari ini. Serah terima ini memasuki masa transisi 1 minggu dan akan berlaku efektif per 1 Juli 2022.

(akd/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT