ADVERTISEMENT

Kena Gusur Tol Becakayu, Pedagang Mainan Pasar Gembrong Pindah ke Sini

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Selasa, 05 Jul 2022 15:04 WIB
Pasar Gembrong/Ilyas Fadhillah detikcom
Foto: Pasar Gembrong/Ilyas Fadhillah=detikcom
Jakarta -

Proyek jalan Tol Becakayu turut menggusur lapak pedagang mainan di Pasar Gembrong. Penggusuran itu membuat pedagang mainan akhirnya pindah ke beberapa lokasi baru.

Salah satu lokasi yang dipilih berada tepat di seberang Mall Bassura di Jl. Jend. Basuki Rachmat Jatinegara, Jakarta Timur. Lokasi lainnya adalah Pasar Baru Gombrong yang berjarak sekitar 500 meter ke arah timur dari Mall Bassura.

"Memang banyak yang pindah, waktu ada jalan Tol Becakayu itu. Ya sebagian ada yang di sini (seberang Mall Bassura), sebagian lagi di Pasar Gembrong Baru," kata Ali, salah satu pedagang mainan di Pasar Gembrong kepada detikcom, Selasa (5/7/2022).

Menurut Ali, pedagang mainan yang terdampak penggusuran proyek Tol Becakayu memang mendapatkan santunan. Namun, dirinya enggan menyebutkan nominal angka yang ia dapatkan.

Dari penjelasannya, beberapa pedagang menggunakan dana tersebut untuk melanjutkan bisnis, dan sebagian lainnya untuk membeli rumah baru.

Ali sendiri menjual beberapa jenis mainan seperti mobil remote, pistol mainan, alat masak mainan, dan lain-lain.

Tim detikcom coba mendatangi pedagang mainan lain di Pasar Gembrong Baru. Fasial, salah satu pelapak mainan di lokasi baru membenarkan jika dirinya mendapatkan santunan.

"Dulu waktu digusur, karena itu rumah sama lapak, jadi saya dapat Rp 500 jutaan lebih," ungkap Fasial.

Menurut Faisal, ruko yang saat ini ditempatinya tidak termasuk dalam paket kompensasi penggusuran. Ia memilih sendiri tempat tersebut sebagai lokasi baru berjualan.

Namun, Faisal mengeluhkan penurunan omzet yang dialaminya sejak pindah ke Pasar Gembrong Baru. Penurunan omzet bahkan lebih dari setengahnya.

"Di Pasar Gembrong Lama, Sabtu-Minggu bisa dapat Rp 15 jutaan kalau rame. Tapi sekarang Sabtu-Minggu paling Rp 4 jutaan," imbuh Faisal. Di tokonya, Fasial menjual beberapa produk seperti mainan robot, bola, topeng mobil mainan, dan lain-lain.

Senada dengan Faisal, Ali mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, terjadi penurunan omzet di lapak dagangannya.

"Kalau di tempat lama, Sabtu-Minggu kita bisa sampai Rp 16 juta. Tapi sekarang bisa dapat Rp 5 juta saja Alhamdulillah," kata Ali menambahkan.

Sementara itu, Ali sudah mendengar isu penggusuran yang dikabarkan akan terjadi beberapa tahun ke depan. Menurutnya, penggusuran ini terkait penghijauan lahan dan pelebaran jalan.



Simak Video "Korban Kebakaran Pasar Gembrong Alami Luka Bakar Hingga Sakit Kepala"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT