ADVERTISEMENT

Fakta-fakta AP II Angkat Kaki dari Bandara Halim

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 25 Jul 2022 08:16 WIB
Petugas membersihkan lantai Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Rabu (26/1/2022). Kementerian Perhubungan menutup sementara Bandara Halim Perdanakusuma mulai hari ini selama 3,5 bulan dalam rangka revitalisasi sesuai Perpres nomor 9 tahun 2022 guna meningkatkan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Dalam gugatannya, ATS menyebut TNI AU melakukan wan prestasi terhadap kontrak mereka dan AP II dianggap melakukan perbuatan melawan hukum.

Tak terima, AP II pun mengajukan eksepsi. Pihaknya membantah, menyangkal, dan menolak seluruh dalil ATS dalam gugatannya.

Dalam eksepsinya, AP II menilai gugatan ATS ceroboh dan kabur karena telah menggugat dirinya sendiri. Sebab INKOPAU-PUKADARA memegang 20% saham ATS.

MA Tolak Permintaan AP II

Ujung dari kisruh ini akhirnya hakim menolak permohonan PK AP II karena bukti yang diajukan BUMN tersebut dianggap tak kuat melawan perjanjian antara ATS dan TNI AU yang dilakukan pada 2004-2006.

"MENGADILI: Menolak permohonan peninjauan kembali dari Pemohon Peninjauan Kembali PT. ANGKASA PURA II tersebut; Menghukum Pemohon Peninjauan Kembali dahulu Pemohon Kasasi I/ Pembanding I/Tergugat II untuk membayar biaya perkara dalam pemeriksaan peninjauan kembali ini sejumlah Rp 2.500.000," demikian putusan PK MA tersebut.

Meski putusan PK MA atas kasus ini sudah ditetapkan pada 2016, ATS baru mendapatkan haknya mengelola Bandara Halim Perdanakusuma per 21 Juli 2022 yang diserahkan TNI AU.



Simak Video "AP II: Pergerakan Penumpang Pesawat Saat Nataru Naik 15%"
[Gambas:Video 20detik]

(acd/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT