ADVERTISEMENT

Duit Negara Rp 4 T Digelontorkan Demi Perjalanan JKT-BDG 45 Menit

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 03 Agu 2022 09:47 WIB
Pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sudah dilakukan PT KCIC di Tegalluar, Kabupaten Bandung, Rabu (13/7/2022)
Foto: Wisma Putra/detikJabar
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mendapatkan restu untuk menerima penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 4,1 triliun. Uang sebesar itu rencananya akan digunakan untuk penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, PMN sangat dibutuhkan KAI dalam menjalankan penugasan dari pemerintah untuk menyelesaikan proyek kereta cepat. KAI sendiri merupakan bagian dari konsorsium BUMN dalam perusahaan patungan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Di KCIC, ada konsorsium perusahaan China sebesar 40% dan juga PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) sebagai konsorsium perusahaan pelat merah dengan kepemilikan saham 60%.

"KAI berkomitmen untuk menuntaskan penugasan ini dengan menerapkan prinsip good corporate governance (GCG) guna memberikan layanan transportasi kereta cepat yang akan hadir pertama kali di Indonesia ini," kata Joni dalam keterangan, Rabu (3/8/2022).

Saat ini, progres investasi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 85%. Sementara itu, progres fisiknya telah mencapai 76%. KCJB akan beroperasi di jalur ganda sepanjang 142,3 km yang akan berhenti di 4 stasiun yaitu Stasiun Halim (Jakarta), Karawang, Padalarang, dan Tegalluar (Bandung).

Joni menyatakan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung akan menjadikan Indonesia memiliki layanan kereta api cepat pertama di ASEAN. Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan memberikan alternatif transportasi kepada masyarakat yang ingin bepergian dengan cepat, aman, dan nyaman diantara kedua wilayah tersebut.

Satu rangkaian KCJB terdiri dari 8 kereta dengan kapasitas sebanyak 601 pelanggan. Adapun kelas pelayanannya terbagi menjadi VIP Class sebanyak 18 pelanggan, First Class sebanyak 28 pelanggan, dan Second Class sebanyak 555 pelanggan.

(hal/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT