ADVERTISEMENT

Ditarget Rampung 2024, Bendungan Bulango Ulu Bakal Jadi PLTM

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Kamis, 11 Agu 2022 16:04 WIB
Konsep desain Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo.
Foto: dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bulango, Provinsi Gorontalo tengah dibangun oleh PT Brantas Abipraya (Persero). Bendungan ini dibangun untuk mengatasi peningkatan kebutuhan air.

Di sisi lain, pembangunan Bendungan Bulango Ulu juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi di Indonesia, serta menjadi pengendali banjir, terutama saat musim hujan.

"Bendungan Bulango Ulu ini nanti akan membendung Sungai Mongiilo dan mereduksi banjir hingga 84,62%. Bendungan yang mulai dikerjakan tahun 2019 ini memiliki luas genangan 614,72 hektare jadi bendungan ini juga mampu memberikan manfaat irigasi bagi 4.193 hektare sawah," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas dalam keterangan tertulis, Kamis (11/8/2022).

Konsep desain Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo.Konsep desain Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo. Foto: dok. Brantas Abipraya

Bendungan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini juga akan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) sebesar 4,96 MegaWatt (MW). Tak hanya itu, bendungan yang ditargetkan rampung pada tahun 2024 ini bakal menyuplai air bersih 2,2 meter kubik per detik untuk Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo dan Gorontalo Utara.

Anas optimistis bendungan ini nantinya akan berdampak masif bagi masyarakat Gorontalo. Bahkan, bendungan ini disebut akan memberikan kontribusi bagi ekonomi nasional, khususnya dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Konsep desain Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo.Konsep desain Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo. Foto: dok. Brantas Abipraya

Ia berharap ke depannya Bendungan Bulango Ulu sepanjang 358,75 meter ini dapat menjadi destinasi wisata domestik yang berdampak terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat terlebih warga sekitar.

Selain Bendungan Bulango Ulu, Brantas Abipraya juga saat ini tengah merampungkan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Kalimantan Timur, Bendungan Bener di Purworejo, Jawa Tengah, Bendungan Keureuto di Aceh Utara, Bendungan Semantok di Nganjuk, Jawa Timur dan Bendungan Kering Ciawi di Jawa Barat, Bendungan Sidan di Bali dan bendungan lainnya yang tersebar di Indonesia.

"Sebagai BUMN Karya yang berkomitmen selalu ada untuk Indonesia, Brantas Abipraya akan selalu mendukung Pemerintah dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur nasional. Khususnya dalam hal penguatan pangan nasional dan memberikan jawaban untuk tantangan akan krisis air," pungkas Anas.

(prf/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT