ADVERTISEMENT

Produsen Semen Pamer Teknik Reklamasi Canggih, Seperti Apa?

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 14 Sep 2022 21:15 WIB
semen indonesia
Semen Indonesia/Foto: Istimewa
Jakarta -

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menelurkan inovasi reklamasi yang diklaim canggih. Metode reklamasi yang dilakukan BUMN ini sudah dilakukan di Tuban, Jawa Timur.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, metode reklamasi yang dilakukan bernama sistem Alur. Metode ini dilakukan dengan membuat cekungan berbentuk alur yang memanjang pada lahan bekas tambang.

"Struktur lahan bekas tambang kapur yang sangat keras membutuhkan proses menggunakan rock breaker untuk membuat cekungan. Keunggulan teknik ini yakni memiliki pertumbuhan tanaman yang lebih cepat dibanding dengan menggunakan sistem tebar," kata Vita Mahreyni dalam keterangannya, Rabu (14/9/2022).

Dikatakannya, sistem ini diperkenalkan di acara Jatim Environment Exhibition and Forum 2022 yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur ini. Selain mengenalkan metode reklamasi tersebut, perseroan juga pamer pemberdayaan petani green belt di Pabrik Tuban, serta pengelolaan limbah dan sampah yang dilakukan oleh Nathabumi sebagai salah satu unit bisnis SIG. SIG menyediakan lahan seluas 192 ha untuk dikelola oleh 527 petani binaan yang tergabung dalam 24 kelompok.

"Tidak hanya lahan, SIG juga memberikan sarana produksi, pelatihan, serta edukasi mengenai inovasi pertanian yang efektif, efisien dan berbasis kelestarian lingkungan. Sistem pengelolaan seperti ini dapat meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi jumlah kelompok rentan dan kemiskinan di Kabupaten Tuban,'' ungkap Vita .

Selain reklamasi dan pengelolaan kawasan green belt di Pabrik Tuban, SIG juga mengenalkan unit usaha pengelolaan limbah yang berkelanjutan bagi sektor industri dan pemerintah daerah yaitu Nathabumi. Layanan yang diberikan di antaranya analisa limbah dan sampah, pengemasan dan transportasi limbah, persiapan dan co-processing limbah, pemanfaatan limbah, pelatihan pengelolaan limbah serta jasa pemetaan dan konsultasi mengenai limbah. Nathabumi telah tersertifikasi untuk menangani limbah B3 dalam bentuk cair, padat maupun gas.

"Nathabumi bisa menjadi mitra strategis bagi industri dan pemerintah daerah dalam mencapai posisi lingkungan yang lebih baik, menuju masa depan tanpa limbah," ujar Vita Mahreyni.

Nathabumi juga telah bekerja sama dengan pemerintah daerah di Provinsi DKI Jakarta dan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk pemanfaatan sampah perkotaan menjadi bahan bakar alternatif dalam bentuk refuse-derived fuel (RDF).

(zlf/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT