Sudah Habiskan Triliunan APBN, 4 Bandara Ini Hidup Segan Mati Enggan

ADVERTISEMENT

Sudah Habiskan Triliunan APBN, 4 Bandara Ini Hidup Segan Mati Enggan

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 18 Sep 2022 10:30 WIB
Penerbangan komersil di bandara Ngloram berjalan sukses. Dengan menggunakan maskapai Citilink, penumpang mendarat di bandara Ngloram pukul 11.45 WIB.
Bandara Ngloram/Foto: Febrian Chandra

3. Bandara Wiriadinata

Bandara yang diresmikan pada Februari 2019 lalu ini mengeluarkan anggaran sebesar Rp 30-45 miliar. Sama seperti sebelumnya, bandara ini sempat tidak beroperasi karena sepi penumpang.

Baru pada Agustus 2022 maskapai penerbangan Susi Air membuka penerbangan dari bandara tersebut menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Meski begitu, penerbangan rute Tasikmalaya-Jakarta itu hanya bergantung pada permintaan penumpang.

4. Bandara Kertajati, Majalengka

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka dibangun dengan dana jumbo hingga Rp 2,6 triliun dan diresmikan 24 Mei 2018. Luas area bandara ini merupakan yang terbesar di Indonesia setelah Soekarno Hatta.

Sayangnya bandara ini berhenti melayani penerbangan reguler berjadwal pada Juli 2019 karena sepi penumpang. Kondisi sepi penumpang tersebut disebabkan akses ke bandara yang tidak memadai ditambah adanya pandemi COVID-19.

Bandara Kertajati diharapkan dalam waktu dekat dapat bergeliat dengan kembali dibukanya penerbangan komersial pada November 2022 mendatang. Bandara itu juga direncanakan bakal melayani penerbangan embarkasi dan debarkasi umrah.

"Dengan adanya penerbangan umrah ini diharapkan adanya penerbangan feeder dari daerah lain. Seperti Kalimantan-Kertajati-Jeddah, tentu ini membuat Kertajati lebih ramai," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Jumat (19/8/2022).



Simak Video "Nafas Baru Bandara Kertajati, Layani Keberangkatan Ratusan Jemaah Umrah"
[Gambas:Video 20detik]

(aid/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT