Berkat Bendungan Ciawi, Brantas Abipraya Dapat Rekor MURI

ADVERTISEMENT

Berkat Bendungan Ciawi, Brantas Abipraya Dapat Rekor MURI

Atta Kharisma - detikFinance
Rabu, 09 Nov 2022 22:53 WIB
Bendungan Ciawi
Foto: dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

Brantas Abipraya mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Pelaksana Pembangunan Bendungan Kering Pertama di Indonesia. Adapun rekor yang dicetak BUMN spesialis bendungan ini karena menggarap bendungan kering Ciawi di Kabupaten Bogor.

"Bendungan Ciawi ini nantinya akan mereduksi banjir sebesar 111,75 meter kubik per detik. Tak hanya sebagai pengendali banjir, bendungan ini pun dibangun untuk menjadi tempat wisata, yakni dikembangkan sebagai ecotourism park atau taman ekowisata dengan memanfaatkan kawasan konservasi pada bendungan," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Miftakhul Anas dalam keterangan tertulis, Rabu (9/11/2022).

Anas menjelaskan fungsi dari Bendungan Ciawi ini adalah untuk mengurangi kerentanan DKI Jakarta dari bencana banjir. Bendungan Ciawi ini memiliki volume tampung 6.05 juta m3 dan luas genangan 39,40 hektare.

Bendungan Ciawi akan difungsikan sebagai penahan laju aliran air saat banjir di Sungai Ciliwung. Bendungan ini nantinya akan menampung air pada saat musim hujan saja, dan kering ketika musim kemarau tiba. Sehingga, pada periode curah hujan tinggi bendungan ini akan mampu menahan kelebihan air dan mengalirkannya secara terkontrol.

Anas menyampaikan Bendungan Ciawi ditargetkan mampu mengurangi puncak debit banjir di Pintu Air Manggarai sebesar 21%. Pihaknya telah menambahkan spot-spot instagramable untuk swafoto di Bendungan Ciawi. Selain itu, disediakan pula jogging track agar masyarakat sekitar atau wisatawan dapat berolahraga sambil menikmati pemandangan cantik di kawasan bendungan.

"Semoga dengan adanya Bendungan Ciawi sebagai bendungan kering pertama ini dapat menjadi jalan keluar dari rawannya Jakarta akan bencana banjir. Ini merupakan wujud kontribusi Brantas Abipraya dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur nasional khususnya di bidang sumber daya air," pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, Brantas Abipraya juga telah membangun sekolah dam pertama di Indonesia, yaitu School of Dam and Water Resources. Harapannya, sekolah ini dapat mencetak sumber daya manusia yang dapat mengiringi kemajuan teknologi konstruksi bendungan, seperti BIM (Building Information Modelling), Lean Construction dan teknologi konstruksi lain.

(prf/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT