Bos Waskita Sebut Tol Becakayu Siap Beroperasi Penuh Akhir Bulan Ini

ADVERTISEMENT

Bos Waskita Sebut Tol Becakayu Siap Beroperasi Penuh Akhir Bulan Ini

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 21 Nov 2022 20:00 WIB
Foto udara pembangunan gerbang Tol Margajaya 2 yang merupakan bagian dari proyek Tol Becakayu (Bekasi Cawang Kampung Melayu) Seksi 2 A di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/9/2022). Pembangunan Tol Becakayu Seksi 2A dari Jakasampurna-Margajaya sepanjang 4,12 kilometer konstruksinya telah mencapai 95,45 persen dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/foc.
Foto udara pembangunan gerbang Tol Margajaya 2 yang merupakan bagian dari proyek Tol Becakayu (Bekasi Cawang Kampung Melayu) Seksi 2 A di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/9/2022)/Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Jakarta -

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Destiawan Soewardjono menyatakan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Tol Becakayu) bisa operasi penuh hingga Bekasi Barat akhir bulan ini.

Pasalnya seksi 2A dari jalan tol Becakayu sudah selesai digarap dan siap dibuka. Akhir bulan ini, Destiawan menyatakan pihaknya akan mulai mengoperasikan seksi 1 hingga seksi 2A Tol Becakayu.

"Ruas tol yang ada saat ini Becakayu insyaallah di akhir bulan ini sampai dengan Bekasi Barat bisa operasi," kata Destiawan dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Senin (21/11/2022).

"Akhir bulan November ini kami akan operasikan dari seksi 1 hingga 2A," sebutnya.

Sebagai informasi, Ruas Tol Becakayu memiliki total panjang 16,8 kilometer (km), di mana Seksi 1 A-C (Casablanca-Cipinang) telah beroperasi sejak 2017. Selain itu, pada September 2022, PT KKDM resmi mengoperasikan tiga akses baru ruas Tol Becakayu yaitu On Ramp Prumpung, On Ramp Casablanca, dan Seksi 1A Koneksi Wiyoto Wiyono.

Adapun seksi 2A panjangnya mencapai 4,88 km. Ruas ini menghubungkan Jakasampurna hingga Marga Jaya.

Tol Becakayu dikelola oleh PT Waskita Toll Road (WTR) melalui badan usaha jalan tol (BUJT) PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM).

WTR memiliki porsi saham 69,7% di KKDM, kemudian Reksa Dana Penyertaan Terbatas Ekuitas Danareksa Infrastruktur Trans Jawa (RDPT) sebesar 30%, dan PT Jasa Marga sebesar 0,3%.

(hal/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT