Isu Argo Parahyangan Setop Operasi Demi Kereta Cepat JKT-BDG Berembus

ADVERTISEMENT

Isu Argo Parahyangan Setop Operasi Demi Kereta Cepat JKT-BDG Berembus

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Sabtu, 03 Des 2022 10:30 WIB
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) menjalani persiapan untuk uji dinamis di Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/11/2022). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) akan menjalani uji dinamis di sela penyelenggaran Presidensi G-20 pada 16 November mendatang. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/YU
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) menjalani persiapan untuk uji dinamis di Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/11/2022)/Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI
Jakarta -

Berhembus isu soal operasi KA Argo Parahyangan akan disetop saat Kereta Cepat Jakarta-Bandung beroperasi tahun depan. Hal ini pun mendatangkan tanda tanya besar bagi para penumpang kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI pun buka suara soal isu tersebut. VP Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Namun, jika memang nantinya pemerintah memutuskan KA Argo Parahyangan setop operasi, maka KAI mengikuti ketentuan tersebut.

"Adapun jika nantinya diputuskan pemerintah seperti itu, KAI sebagai operator tentunya akan patuh terhadap kebijakan dan peraturan pemerintah. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," kata Joni saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (1/12/2022).

Joni melanjutkan, pihaknya masih mengoperasikan KA Argo Parahyangan seperti biasa. KAI juga mempersiapkan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan KA feeder dari Padalarang ke Bandung.

"Hingga saat ini KAI masih tetap mengoperasikan KA Argo Parahyangan (Gambir-Bandung pp) seperti biasa. KAI juga masih fokus mempersiapkan hadirnya layanan Kereta Api Cepat Jakarta Bandung beserta KA Feeder dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung bagi pelanggan Kereta Cepat yang ingin melanjutkan perjalanannya ke berbagai wilayah lainnya," tuturnya.

Progres pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sejauh ini sudah mencapai 88,8 persen. Salah satunya pembangunan Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung.Progres pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sejauh ini sudah mencapai 88,8 persen. Salah satunya pembangunan Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung. Foto: Rifkianto Nugroho

Di kesempatan yang berbeda, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan hal itu masih dalam kajian. Kajian tersebut diperkirakan selesai Maret atau April tahun depan. Menurutnya, prinsip dalam transportasi ialah menyediakan layanan terbaik kepada masyarakat.

"Itu dalam pengkajian, jadi kan kalau namanya transportasi kan layanan kepada masyarakat tentu layanan masyarakat itu diberikan secara baik dan oleh karenanya kita lagi mengkaji tentang hasilnya seperti apa, ya mungkin nanti Maret atau April baru kita lihat sama-sama," terangnya di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/12/2022).

Penumpang KA Argo Parahyangan beralih ke kereta cepat? Cek halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT