JKT-BDG Katanya Cuma 1 Jam Pakai Kereta Cepat, Beneran Nih?

ADVERTISEMENT

JKT-BDG Katanya Cuma 1 Jam Pakai Kereta Cepat, Beneran Nih?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 05 Des 2022 08:45 WIB
BANDUNG, WEST JAVA, INDONESIA - 2022/11/16: Jakarta Bandung High-Speed Train (KCJB) or Comprehensive Inspection Train (CIT) was seen during the dynamic trial in Tegalluar. President Joko Widodo and Chinese President Xi Jinping are planning to see online the dynamic trial process of the 15 km Jakarta Bandung High-Speed Train with a limited speed of 80 km/hour during a sidelines visit from the G20 summit in Bali. (Photo by Algi Febri Sugita/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)
Foto: Algi Febri Sugita/SOPA Images/LightRocket/Getty Images
Jakarta -

Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) ditarget beroperasi tahun depan. Nanti perjalanan Jakarta-Bandung diklaim cuma butuh waktu 1 jam. Benarkah?

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan dua layanan kereta api yang akan menghubungkan pusat kota Jakarta dan Bandung dengan Stasiun Kereta Cepat, yaitu LRT Jabodebek dan KA Feeder KCJB.

"LRT Jabodebek dan KA Feeder ini akan mempermudah konektivitas masyarakat untuk menuju stasiun KCJB," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Senin (5/11/2022).

Menurutnya, perjalanan dari Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas menuju Stasiun LRT Jabodebek Halim hanya membutuhkan waktu 20 menit. Headway LRT Jabodebek pada rute Dukuh Atas - Halim pada jam sibuk dapat mencapai 8 menit sekali.

"Masyarakat juga dapat menggunakan KRL Commuterline menuju stasiun yang terkoneksi dengan LRT Jabodebek yaitu Stasiun Sudirman dan Cawang untuk selanjutnya meneruskan perjalanan menggunakan LRT ke Stasiun KCJB Halim," tambah Joni.

Sementara perjalanan KCJB dari Stasiun KCJB Halim menuju Stasiun KCJB Padalarang akan ditempuh hanya dalam waktu kurang dari 30 menit. Di Padalarang, KAI telah menyediakan layanan KA Feeder yang jadwalnya menyesuaikan dengan jadwal kedatangan KCJB.

Ia menambahkan, waktu tempuh KA Feeder KCJB untuk menuju Stasiun Bandung hanya 18 menit. Sementara perjalanan kereta cepat sendiri memakan waktu sekitar 40 menit.

Sehingga jika pelanggan berangkat dari Stasiun Dukuh Atas hingga mencapai Kota Bandung maka total waktu yang diperlukan mencapai satu jam lebih 20 menit. Namun jika berangkat dari Halim langsung pakai kereta cepat maka bisa hanya satu jam.

Sarana KA Feeder berupa lima rangkaian KRDE di mana setiap rangkaiannya terdiri dari lima kereta. Dalam satu rangkaian, KA Feeder KCJB berkapasitas 280 pelanggan.

Sementara untuk prasarana KA Feeder KCJB, saat ini pembangunan fisik Hall atau ruang tunggu khusus pelanggan KCJB di Stasiun Bandung dan Cimahi telah selesai 100%. Sedangkan di Stasiun Padalarang masih dalam proses pembangunan.

KAI dan KCIC saat ini sedang menyiapkan fasilitas dan standar pelayanan minimum untuk park and ride dan ruang tunggu KA Feeder KCJB.



Simak Video "Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Bengkak Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT