Jalan Daerah Kurang Mantap, Jokowi Mau Kucurkan Rp 32 T buat Perbaiki

ADVERTISEMENT

Jalan Daerah Kurang Mantap, Jokowi Mau Kucurkan Rp 32 T buat Perbaiki

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 25 Jan 2023 16:05 WIB
Pemerintah telah memulai penggunaan aspal karet untuk penanganan jalan nasional. Contohnya di ruas Ajibarang-Banyumas-Klampok-Banjarnegara.
Foto: Kementerian PUPR
Jakarta -

Kemantapan jalan-jalan di Indonesia dinilai masih sangat buruk. Datanya, kemantapan jalan kabupaten atau kota di Indonesia baru hanya mencapai 42% saja. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memutuskan akan segera menerbitkan instruksi presiden (inpres) untuk mempercepat pembangunan jalan-jalan daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

"Tadi telah diputuskan akan ada Inpres untuk jalan daerah yang ruas-ruas jalannya tentu akan diputuskan bersama," ujar Suharso usai melakukan rapat terbatas alias ratas, Rabu (25/1/2023).

Suharso mengungkapkan dari sekitar 480 ribu km jalan kabupaten/kota yang ada saat ini baru sekitar 42% yang berada dalam kondisi mantap. Kondisi ini jauh di bawah target yang ditetapkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yaitu sebesar 65%.

Pemerintah pun menurutnya bakal urun dana juga untuk memperbaiki jalan-jalan di daerah. Katanya, ada sekitar Rp 32 triliun anggaran APBN yang bakal dikucurkan untuk memperbaiki 8 ribu km jalan-jalan di daerah. Targetnya, kemantapan jalan daerah sebesar 65% bisa dicapai.

"Kita ingin mengejar dari 42% ke 65% tahun 2024 ini. Nah itulah diputuskan secara bertahap Rp32 triliun untuk 8 ribuan km tahun ini, nanti tahun depan lagi mudah-mudahan bisa mencapai sampai dengan 65%," kata Suharso.

Di sisi lain, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan sebetulnya saat ini untuk jalan provinsi dan kabupaten atau kota telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 64 triliun melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Bahkan, sudah ditambah juga Rp 12 triliun dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Hanya saja, nyatanya kemantapan jalan masih belum juga sesuai dengan target. Maka dari itu pemerintah bakal turun tangan memperbaiki jalan di daerah.

"Di APBD tadi disampaikan oleh Mendagri jalan-jalan itu ada Rp 64 triliun. Tapi kan masih tetap tadi kinerjanya 42% saja yang mantap. Sisanya tidak mantap, berarti ada yang rusak ringan, rusak berat, gitu ya. Ini yang ingin dipercepat," kata Basuki.

Lebih lanjut Basuki menyampaikan, salah satu prioritas dari percepatan pembangunan jalan daerah ini adalah jalan-jalan yang menjadi penghubung ke kawasan industri dan sentra produksi. Secara rinci, Basuki mengungkapkan ruas-ruang jalan tersebut akan dituangkan dalam instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri).

"Nanti Mendagri akan meng-Inmen-kan ruas-ruas mana saja. Jadi ada Inpres jalan untuk anggarannya, ruas-ruas mana nanti Mendagri, bersama bertiga," pungkas Basuki.

Lihat juga video 'Tak Ada Anggaran Perbaikan Jalan Jadi Alasan Pemkab Tasikmalaya':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT