Proyek Tol PIK 2 Terus Dikebut, Begini Progresnya

Proyek Tol PIK 2 Terus Dikebut, Begini Progresnya

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Jumat, 29 Agu 2025 12:38 WIB
Nelayan melintas menggunakan perahu di dekat proyek pembangunan Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg atau Tol PIK 2 di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (24/11/2024). Jalan tol yang menghubungkan Tol Sedyatmo dan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 sepanjang 38,60 kilometer dengan anggaran Rp23 triliun tersebut direncanakan beroperasi pada Kuartal I/2025. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/agr
Foto: ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN
Jakarta -

Pembangunan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg (Kataraja) atau Tol PIK 2 saat ini masih terus dikebut. Saat ini, Seksi 1 JC Sedyatmo-IC Kosambi sepanjang 6,7 km tengah dalam tahap konstruksi dengan progres mencapai 90,00% dan ditargetkan rampung pada 2026 mendatang.

Melansir unggahan pada Instagram @pupr_bpjt, Jumat (29/8/2025), Tol Kataraja merupakan proyek yang menghubungkan dua provinsi, yaitu DKI Jakarta dan Banten, yang mana pembangunannya terbagi menjadi 8 seksi.

"Saat ini, Seksi 1 JC Sedyatmo - IC Kosambi tengah dalam tahap konstruksi dengan progres pembebasan lahan 71,92%, progres konstruksi 90,00%, target penyelesaian 2026," tulis Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan untuk Seksi 2 hingga Seksi 8 yakni dari IC Kosambi sampai dengan IC Rajeg masih dalam tahap perencanaan. Adapun rincian ruas-ruas tersebut antara lain sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

Seksi 1: JC Sedyatmo - IC Kosambi (6,7 Km)
Seksi 2: IC Kosambi - IC Teluknaga (3,70 Km)
Seksi 3: IC Teluknaga - IC Tanjung Pasir (3,1 Km)
Seksi 4: IC Tanjung Pasir - IC Kohod (3,65 Km)
Seksi 5: IC Kohod - IC Surya Bahari (5,15 Km)
Seksi 6: IC Surya Bahari - IC Paku Haji (5,5 Km)
Seksi 7: IC Paku Haji - IC Mauk (5,1 Km)
Seksi 8: IC Mauk - JC Rajeg (5,7 Km)

Saat ini Seksi 1 JC Sedyatmo-IC Kosambi telah dilakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada tanggal 25 - 27 Agustus 2025. ULFO dilakukan terhadap sebagian seksi 1 sepanjang 4,7 KM, ramp 3 dan ramp 4 JC Sedyatmo, serta ramp 1A,1B,2A,2B pada IC Kosambi. PT Duta Graha Karya selaku Badan Usaha Jalan Tol sedang dalam proses tindak lanjut terhadap temuan ULFO.

Pada pembangunan Jalan Tol Kataraja seksi 1, digunakan inovasi form traveller method dengan struktur box girder. Metode ini memungkinkan pencetakan box girder langsung di lokasi (cast in situ) menggunakan alat yang dapat bergerak di atas rel, sehingga proses lebih praktis dan efisien.

Selain itu, penggunaannya tidak mengganggu lalu lintas di bawah jembatan, tidak membutuhkan ruang tambahan untuk pengangkatan maupun penyimpanan material, serta memperlancar pelaksanaan konstruksi.

Jalan Tol Kataraja Seksi 1 akan menjadi penghubung antara Tol Sedyatmo dengan kawasan Pantai Indah Kapuk 2, sekaligus membuka akses baru dan mengurai kemacetan di wilayah Kamal dan juga Pantai Indah Kapuk (PIK).

Simak juga Video: Mencoba Rute TransJabodetabek Blok M-PIK 2, Segini Waktu Tempuhnya!

(acd/acd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads