×
Ad

Duka dari Utara Sumatera

Kementerian PU Kirim Bantuan-Alat Berat Tangani Banjir & Longsor Sumatera

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Minggu, 30 Nov 2025 12:00 WIB
Foto: Shafira Cendra Arini
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. Bantuan tersebut terdiri atas sembako dan dukungan lainnya untuk pengungsi senilai kurang lebih Rp 1 miliar.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, bantuan tersebut akan disebarkan ke berbagai wilayah terdampak bencana yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), hingga Sumatera Barat (Sumbar).

"Total yang terkumpul Rp 924 juta. Itu semua akan disalurkan ke Sumbar, Aceh, dan Sumut. Lalu ditambah dengan dari Dharma Wanita PU, kurang lebih jadi Rp 1 miliaran," kata Dody, di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Sabtu (30/11/2025).

Dody mengatakan, saat ini pihaknya masih terus berupaya untuk membuka jalan akses di wilayah-wilayah yang terisolasi akibat bencana banjir tersebut. Salah satu daerah dengan kondisi terparah ialah Sibolga, Sumatera Utara yang hingga saat ini masih terisolasi.

"Infrastruktur yang rusak, sebetulnya yang paling parah itu adalah Sumut ya, karena sekarang itu Sibolga belum tembus," ujarnya.

Hingga saat ini, dirinya masih terus menjalin koordinasi dengan balai terkait dalam rangka penanganannya. Salah satu opsi yang disiapkan ialah membuka jalan dari arah Aceh menuju Sibolga, mengingat kondisi akses di Sumut yang sulit tertembus akibat banyaknya titik longsor.

"Karena kalau dari Sumut terlalu banyak titik yang longsor, yang patah dan akan butuh waktu lah, mungkin bisa seminggu, bisa sampai 10 hari kalau dari Sumut. Jadi kalau dari arah Aceh, barusan Aceh, itu ditargetkan ya (secepatnya) kalau kondisi cuaca memungkinkan," kata dia.

Sedangkan di Aceh sendiri ada Kota Takengon yang juga mendapat sorotan karena sempat terisolasi. Menurut Dody, saat ini jalan akses ke Takengon telah berhasil terbuka. Kementerian PU juga telah berhasil menurunkan satu alat berat ke sana untuk membantu penanganan.

"Memang baru satu kendaraan ya, tapi kita akan coba buka lagi. Dibandingkan dengan kondisi di Sibolga, Takengon masih sedikit lebih lumayan, walaupun memang kita masih berusaha agar kemudian kendaraan lebih besar bisa lewat. Karena yang bisa lewat sekarang adalah kendaraan kecil," ujar Dody.

Secara keseluruhan, saat ini Kementerian PU melalui balai setempat telah menurunkan sebanyak 31 unit alat berat. Rinciannya antara lain, di Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) I total ada 17 unit alat berat, terdiri atas 2 loader, 4 excavator, 1 trado, dan 10 dump truck.

Kemudian di PJN II, total ada 4 unit alat berat yang terdiri atas 3 loader dan 1 backhoe loader. Lalu PJN III dengan total 10 unit alat berat, terdiri atas 3 loader, 3 dump truck, 1 Esca, 1 grader, 1 crane, dan pick up.




(acd/acd)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork