Stasiun MRT Lebak Bulus Punya Nama Baru

Stasiun MRT Lebak Bulus Punya Nama Baru

Andi Hidayat - detikFinance
Kamis, 11 Des 2025 08:00 WIB
Stasiun MRT Lebak Bulus Punya Nama Baru
Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia/Foto: Dok. BSI
Jakarta -

PT MRT Jakarta mengumumkan nama baru Stasiun MRT Lebak Bulus setelah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI resmi membeli hak penamaan atau naming rights. Dengan begitu, fasilitas transportasi ini memiliki nama baru menjadi Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya BSI memperluas edukasi dan literasi mengenai keuangan syariah. Anggoro menjelaskan tingkat literasi perbankan syariah di Indonesia saat ini baru mencapai 43% dengan persentase inklusi di angka 13%.

"Dengan hadirnya BSI di Lebak Bulus, tentu saja bagian dari kita ingin lebih dekat dengan masyarakat, hadir di ruang publik, sehingga masyarakat bisa lebih terlihat apa itu produk-produk perbankan syariah. Bahkan kalau nanti mereka mau buka, bisa juga, mereka mencoba beyond, bagian dari experience juga bisa," jelas Anggoro dalam acara peresmian naming rights Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, kehadiran BSI di Stasiun MRT Lebak Bulus ini upaya perseroan mendorong transisi ke transportasi publik. Menurut Anggoro, hal ini sejalan dengan prinsip syariah berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

"Karena prinsip syariah adalah prinsip berkelanjutan, kami memang juga mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi publik. Jadi dua poin penting inilah yang di dasar kami untuk Bank Syariah Indonesia bekerjasama dengan MRT. Satu, literasi. Kedua, memang kita sama-sama mendorong masyarakat untuk, ayo pakai MRT. Transportasi publik. Kurangi emisi," ujar Anggoro.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah dan pendapatan perseroan melalui naming rights ini. Ia terbuka evaluasi naming rights tersebut secara jangka panjang.

Tuhiyat menjelaskan Stasiun MRT Lebak Bulus melayani sekitar 25.000 penumpang per hari. MRT juga menargetkan pertumbuhan penumpang tahun depan sebanyak 137-140 ribu.

"Tadi saya bicara sama Pak Anggoro, "Pak, pada kita bekerja sama awal sekarang, coba bapak cek besarnya nasabah dan revenue. Nanti bapak evaluasi begitu satu, dua, tiga tahun berikutnya. Kira-kira seperti apa?" Itu kira-kira evaluasi yang mungkin keuntungan yang akan kita dapatkan," terang Tuhiyat.

Simak juga Video Layanan MRT Hari Ini Hanya Lebak Bulus-Blok M

(ahi/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads