252 Unit Rumah Dibangun buat Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan

252 Unit Rumah Dibangun buat Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 10 Mar 2026 11:14 WIB
PT Nindya Karya bersinergi dengan Danantara Indonesia, melalui BUMN Peduli membangun 200 unit hunian sementara (Huntara) sebagai tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Foto: Dok. Nindya Karya
Jakarta -

PT Nindya Karya turut membangun rumah hunian di wilayah terdampak bencana di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Perusahaan membangun 252 unit rumah hunian di 21 blok di atas lahan 14.369,03 meter persegi.

Kawasan tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung seperti dapur bersama, area cuci, musala, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal, taman bermain anak, pos jaga, area hijau, area parkir serta sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 5 meter kubik.

Sistem penyediaan air bersih di kawasan rumah hunian ini memanfaatkan sumur bor dan tandon air dengan pompa. Kemudian untuk pasokan listrik berasal dari PLN dengan daya 900 watt untuk setiap unit hunian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nindya Karya juga bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menambah lima titik sumur bor untuk memastikan kecukupan pasokan air bagi seluruh
penghuni di 21 blok hunian. Sumur tambahan ini juga ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

"Kami targetkan dalam beberapa hari ke depan sumur tambahan selesai sehingga seluruh warga yang berhak bisa segera menempati hunian sementara ini," ujar Menteri PU, Dody Hanggodo dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan para pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.

Nindya Karya berkomitmen untuk berperan aktif mendukung program pemerintah dalam penanganan pasca-bencana. Perusahaan terus memastikan proses konstruksi berjalan optimal dengan mengedepankan kualitas pekerjaan, tepat waktu, dan sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

Tonton juga video "Banjir Bandang Kembali Terjang Tapteng, Bawa Material Kayu"

(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads