Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2 Dikebut, Ditargetkan Rampung Juni

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2 Dikebut, Ditargetkan Rampung Juni

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2026 09:15 WIB
Direktur Utama PT Brantas Abipraya (Persero), Agung Fajarwanto, melakukan Management Walkthrough ke Proyek Sekolah Rakyat Jatim 2 yang sedang dibangun.
Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2 Dikebut, Ditargetkan Rampung Juni/Foto: Dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

Direktur Utama PT Brantas Abipraya (Persero), Agung Fajarwanto melakukan Management Walkthrough ke Proyek Sekolah Rakyat Jatim 2 yang sedang dikerjakan. Agung mengatakan, kunjungan ini guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target, kualitas pelaksanaan terjaga, serta penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan secara optimal.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang berkualitas sekaligus mendukung agenda prioritas pemerintah, khususnya dalam mewujudkan visi pembangunan sumber daya manusia unggul sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Proyek Sekolah Rakyat ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul Indonesia. Kami berkomitmen mengebut penyelesaian proyek ini, tentunya dengan mengutamakan kualitas terbaik, serta tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja," ujar Agung Fajarwanto dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung menegaskan percepatan pembangunan proyek ini merupakan wujud nyata kontribusi Brantas Abipraya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang berkualitas di Indonesia, sebagai salah satu instrumen strategis pengentasan kemiskinan ekstrem.

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Pada kesempatan yang berbeda, Dody menjelaskan melalui Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menuju kemiskinan nol persen karena upaya yang paling efektif dan efisien mengurangi kemiskinan melalui pendidikan.

Sebagai informasi, proyek Sekolah Rakyat Jatim 2 yang mulai dikerjakan pada Desember 2025 ini ditargetkan rampung pada Juni 2026. Dengan luas lahan mencapai 58.100 meter persegi, Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang modern dan inklusif.

ADVERTISEMENT

fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama pelajar, hunian vertikal bagi guru, gedung serbaguna, kantin, dapur, lapangan mini soccer, lapangan upacara, serta bangunan utilitas MEP. Seluruh bangunan dirancang dua lantai guna mengoptimalkan fungsi ruang serta efisiensi lahan.

Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Pendidikan ditempatkan sebagai fondasi intervensi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Brantas Abipraya terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara. Ketujuh titik tersebut merupakan bagian dari target nasional sebanyak 200 unit Sekolah Rakyat yang dibangun secara bertahap dengan jenjang SMP, SMA, dan Sekolah Rakyat Terintegrasi.

"Peran Brantas Abipraya bukan hanya membangun fisik gedung, tetapi memastikan infrastruktur dasar, aksesibilitas, dan kualitas konstruksi mendukung keberlanjutan operasional sekolah dalam jangka panjang. Dalam pembangunannya, Kami menerapkan standar mutu, ketepatan waktu, serta keselamatan kerja dalam setiap tahapan pembangunan," tutup Agung.

Simak juga Video 'Kemensos Kaji Pengadaan Mobil Listrik untuk Operasional Sekolah Rakyat':

(ily/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads