Menteri PU soal Sekolah Rakyat Molor: Kenapa Mesti Ditutup-tutupi Gitu Lho?

Menteri PU soal Sekolah Rakyat Molor: Kenapa Mesti Ditutup-tutupi Gitu Lho?

Andi Hidayat - detikFinance
Jumat, 17 Apr 2026 20:30 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.Foto: Andi Hidayat
Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengakui progres pembangunan sekolah rakyat masih tertinggal. Namun, ia menyebut ada pihak yang sengaja menyembunyikan progres pembangunan sekolah rakyat darinya.

Hal itu ia ungkap menyusul kunjungannya ke salah satu proyek pembangunan sekolah rakyat tahap II di Surabaya beberapa waktu lalu. Dalam kunjungannya, Dody menemukan pembangunan sekolah rakyat dengan progres yang kecil.

"Yang sekolah rakyat ini masih sangat-sangat jauh tertinggal. Hanya saya sesalkan kenapa ini mesti ditutupin gitu loh, ditutupin dari saya. Dan kemudian saya harus tahu dengan mata kepala sendiri dan penjelasan yang saya terima itu nggak bisa saya terima dengan akal sehat," ungkap Dody kepada wartawan di Gedung Kementerian PU, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Meski begitu, Dody masih optimis pihaknya mampu membangun sekolah rakyat sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Adapun pemerintah menargetkan pembangunan 100 sekolah rakyat setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

"Kita dikasih kepercayaan untuk mewujudkan ini, harusnya kita bersemangat 45, kalau kita perlu mati di lapangan sana untuk bisa agar sekolah rakyat ini terbangun, on time, dengan progres yang bagus. apapun pahambatan awal yang kita akan harus tempuh. Saya akan kejar itu, insyaallah bisa lah," ungkapnya.

Dody menambahkan, sekolah rakyat merupakan program yang lahir dari sosok kenegarawanan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sekolah rakyat ini bisa mencetak generasi emas di tahun 2045.

"Ini kan untuk adik-adik kita, adik-adik kita yang prasejahtera, harapannya inilah generasi emas kita nanti. Paling nggak di tahun 2045," pungkasnya.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads