Stasiun MRT Monas Rampung Tahun Depan, Begini Progresnya

Stasiun MRT Monas Rampung Tahun Depan, Begini Progresnya

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 22 Jul 2026 17:03 WIB
Stasiun MRT Monas
Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

PT MRT Jakarta (Perseroda) masih melanjutkan pembangunan proyek MRT Fase 2A koridor Bundaran HI-Monas. Salah satu proyek yang kini dikebut adalah paket konstruksi CP201 yang mencakup pembangunan Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.

detikcom berkesempatan melihat langsung progres pembangunan Stasiun Monas yang saat ini memasuki tahap akhir konstruksi. Stasiun ini cukup unik dengan konsep sunken entrance atau pintu masuk yang posisinya berada di bawah permukaan tanah.

Desain stasiun cukup megah, disebut mirip stasiun di Orchard Road, Singapura yang dilengkapi fasilitas skylight atau jendela transparan di area pintu masuk-keluar stasiun. Penumpang yang keluar dari area stasiun langsung disuguhi pemandangan Monas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki area proyek, struktur utama stasiun bawah tanah telah rampung. Sejumlah pekerja masih terlihat menyelesaikan pemasangan instalasi mekanikal dan elektrikal, pengerjaan rel, hingga penyelesaian arsitektural atau finishing. Travelator juga tanpak terpasang di area stasiun.

Stasiun MRT MonasStasiun MRT Monas Foto: Ilyas Fadilah

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina mengatakan, progres pembangunan paket CP201 saat ini telah mencapai sekitar 92% menuju 93%. Dengan capaian tersebut, MRT Jakarta menargetkan Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas mulai beroperasi bersamaan pada akhir 2027.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah kalau untuk stasiun Monas kita sudah diangka, untuk CP201 ini kita sudah diangka 92% menuju ke 93%. Jadi sedikit lagi insyaallah tahun depan kita selesai dan akan siap untuk dioperasikan sampai dengan stasiun Monas ini," kata Weni saat ditemui di lokasi proyek, Rabu (22/7/2026).

Menurut Weni, tantangan terbesar selama pembangunan jalur Bundaran HI-Monas adalah kondisi tanah yang relatif lunak. Meski begitu, seluruh kendala tersebut telah berhasil diatasi sehingga pembangunan tetap berjalan sesuai jadwal.

Stasiun Monas memiliki panjang sekitar 220 meter dengan kedalaman peron sekitar 15-18 meter di bawah permukaan tanah. Berada tepat di kawasan cagar budaya Monas, stasiun ini dirancang sebagai salah satu stasiun ikonik MRT Jakarta.

Di dalamnya terdapat koridor panjang yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai ruang pameran, instalasi seni, hingga fasilitas edukasi bagi masyarakat dan wisatawan. Konsep pembangunannya pun dibuat berbeda.

Selama konstruksi, MRT Jakarta menggunakan metode box jacking untuk membangun terowongan di bawah Jalan Medan Merdeka Barat sehingga tidak mengganggu lalu lintas di jalan protokol tersebut.

Stasiun Monas nantinya akan memiliki dua pintu masuk. Pintu utama menghadap langsung ke Monumen Nasional, sedangkan pintu lainnya berada di Jalan Museum untuk melayani kawasan perkantoran di Medan Merdeka Barat.

Stasiun MRT MonasStasiun MRT Monas Foto: Ilyas Fadilah

Selain Stasiun Monas, Stasiun Thamrin yang berada dalam paket konstruksi yang sama juga ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada waktu yang bersamaan, yakni pada akhir 2027.

"Oh iya, insyaallah akan berbarengan dengan Thamrin dan Monas ini," tutup Weni

Tonton juga video "Rayakan HUT Jakarta, Transum-Wisata Pemprov DKI Cuma Rp 1!"

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads