KAI Properti melakukan pemeliharaan Listrik Aliran Atas (LAA) di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta sepanjang 513,926 kilometer. Pemeliharaan mencakup 15 resor di wilayah Jabodetabek dan melibatkan 78 pekerja.
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan pemeliharaan rutin dilakukan untuk memastikan jaringan LAA tetap dalam kondisi baik dan siap mendukung operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek.
"Operasional kereta api didukung oleh berbagai infrastruktur yang harus dijaga kondisinya secara berkelanjutan. Pemeliharaan LAA dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya memastikan sistem elektrifikasi tetap berfungsi dengan baik dan dapat mendukung kebutuhan perjalanan kereta api setiap harinya," ujar Bram dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemeliharaan meliputi pemeriksaan jaringan, perbaikan komponen, dan pengadaan material jika diperlukan. Pekerjaan dilakukan rutin sepanjang tahun dengan menyesuaikan jadwal operasional KRL.
Pemeliharaan mencakup 15 resor, yakni Rangkasbitung, Parung Panjang, Serpong, Tanah Abang, Duri, Jakarta Kota, Pasar Senen, Bandara Soekarno - Hatta (Basoetta), Manggarai, Jatinegara, Cikarang, Pasar Minggu, Depok, Bogor, dan Nambo.
KAI Properti juga melaksanakan penggantian 180 isolator Engineering, Procurement, and Construction(EPC) pada sejumlah petak jalur KRL Jabodetabek. Hingga saat ini, progres pekerjaan penggantian isolator tersebut telah mencapai sekitar 70%.
Penggantian dilakukan terhadap isolator yang telah mencapai masa pakai. Isolator adalah komponen dalam sistem LAA yang berfungsi sebagai penyekat antara penghantar listrik dan struktur pendukungnya untuk menjaga keamanan dan keandalan sistem elektrifikasi.
"Setiap komponen memiliki masa pakai dan kondisi yang perlu dipantau secara berkala. Karena itu, selain melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan rutin, kami juga melakukan penggantian terhadap komponen yang telah mencapai masa pakainya. Pekerjaan ini dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api," terang Bram.
Pekerjaan penggantian isolator dilakukan di sejumlah petak jalur, antara lain Cikoya-Maja, Emplasemen Maja, Daru-Tenjo, Pondok Ranji-Jurangmangu, Sudimara-Rawabuntu, Tanah Abang-Palmerah, Angke-Kampung Bandan, Buaran-Klender Baru, Cawang-Duren Kalibata, Lenteng Agung-Universitas Pancasila, Universitas Pancasila-Universitas Indonesia, Citayam-Bogor, serta sejumlah lokasi lainnya.
"Kami akan terus memastikan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur dilakukan sesuai dengan kebutuhan operasional, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kualitas pekerjaan. Kami berharap upaya ini dapat terus mendukung kesiapan infrastruktur dalam menunjang operasional perjalanan kereta api," tutup Bram.
(hns/hns)









































