Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ikut mendanai proyek LRT Jakarta. Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Pramono kepada Presiden Prabowo Subianto.
Momen itu terjadi saat Prabowo dan Pramono menjajal LRT Jakarta dari Kelapa Gading menuju Manggarai. Dalam perjalanan, keduanya berbincang mengenai kelanjutan pengembangan LRT Jakarta.
Di tengah perbincangan, Pramono meminta dukungan Prabowo agar Danantara ikut mendanai pengembangan LRT Jakarta berikutnya. Pramono menjelaskan bahwa selama ini proyek tersebut hanya didanai oleh Pemerintah Daerah (Pemda).
"Nah kalo bapak izinkan sebenarnya tinggal dibantu sedikit dengan Danantara. Kan selama ini Jakarta sendiri pak," ucap Pramono kepada Prabowo, disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/9/2026).
Prabowo lantas menimpali permintaan Pramono dan menyebut bahwa Jakarta tergolong provinsi yang kaya. "Jakarta kaya," ujar Prabowo sambil tertawa.
Sebagai inormasi, proyek perpanjangan LRT Jakarta menuju manggarai telah selesai dan diresmikan Prabowo pada Rabu (16/9). Jalur yang sebelumnya dimulai dari Kelapa Gading, Jakarta Utara dan berakhir di Velodrome, Jakarta Timur, kini diperpanjang hingga Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.
Proyek ini memiliki panjang 12,2 kilometer dengan nilai investasi Rp 12,1 triliun. Namun, moda transportasi umum tersebut direncanakan kembali diperpanjang menuju Dukuh Atas dengan target rampung pada 2029.
Dalam konferensi pers usai peresmian, Pramono menyebut perpanjangan jalur menuju Dukuh Atas membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,7 triliun. Pengerjaannya ditargetkan mulai dilakukan pada awal 2027.
"Untuk dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas Rp 2,7 triliun yang kita akan mulai di tahun 2027 awal ini sudah tersedia berapa Pak Dirut? Udah ada? Nggak perlu obligasi? Jadi intinya bisa dari obligasi, bisa dari APBD, bisa juga dari Danantara," terang Pramono.
Tak hanya itu, LRT Jakarta ditargetkan terkoneksi dengan Jakarta International Stadium (JIS) dan kawasan stasiun Kereta Cepat Whoosh. Pengembangannya adalah dari Kelapa Gading menuju JIS, sementara dari Velodrome akan disambungkan ke Stasiun Whoosh di Halim.
"Tetapi yang saya bahagia dan saya happy adalah sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita akan lanjutkan sampai dengan JIS dari Kelapa Gading ke JIS, dari Velodrome ke Whoosh," uangkapnya.
LRT Jakarta saat melewati 11 stasiun, yaitu:
- Stasiun Kelapa Gading
- Stasiun Boulevard Utara
- Stasiun Boulevard Selatan
- Stasiun Pulomas
- Stasiun Equestrian
- Stasiun Velodrome
- Stasiun Rawamangun
- Stasiun Pramuka
- Stasiun Matraman
- Stasiun Proklamasi
- Stasiun Manggarai
Saksikan Live DetikPagi:
Simak Video 'LRT Manggarai-Dukuh Atas Butuh Rp 2,7 T, Pramono: Bisa Obligasi-Danantara':
(ily/hns)