PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA buka suara soal beberapa rangkaian KRL CLI-225 yang mengalami masalah operasional. INKA menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek atas ketidaknyamanan perjalanan yang terjadi.
INKA akan menindaklanjuti hasil pengecekan rangkaian KRL yang dilakukan bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) dengan mengutamakan kenyamanan dan keamanan perjalanan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna Commuter Line. Kami memahami bahwa masyarakat mengandalkan KRL untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dan membutuhkan perjalanan yang nyaman serta aman. Karena itu, hasil investigasi teknis bersama KAI Commuter menjadi perhatian kami untuk segera ditindaklanjuti," ujar General Manager Corporate Secretary PT INKA, Bambang Sutrisno dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindak lanjut dilakukan dengan mengacu pada catatan hasil pengecekan bersama sebagai dasar untuk menentukan penanganan yang diperlukan. INKA terus berkoordinasi dengan KAI Commuter agar langkah yang dilakukan sesuai dengan kondisi sarana dan temuan di lapangan.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab INKA sebagai manufaktur terhadap produk yang digunakan untuk pelayanan masyarakat.
"Kami bertanggung jawab menindaklanjuti hasil tersebut bersama KAI Commuter. Kenyamanan dan keamanan perjalanan menjadi perhatian kami dalam setiap langkah penanganan, agar masyarakat dapat menggunakan layanan KRL untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari," tutup Bambang.
Dalam catatan detikcom, sejak kemarin sore saja sudah ada dua kejadian pada KRL pabrikan INKA. Pertama, KRL INKA tujuan Jakarta Kota-Bogor sempat mengalami gangguan akibat salah satu pintu kereta tidak dapat tertutup sore tadi.
Gangguan pada KRL nomor 1382 itu berdampak pada empat perjalanan kereta sampai mengalami keterlambatan hingga 15 menit.
Kemudian, sebanyak dua rangkaian KRL INKA mengalami gangguan teknis pagi ini. Imbasnya, lima jadwal perjalanan KRL Bogor dan Cikarang dibatalkan.
(acd/acd)









































