180 Insulator di Jalur KRL Diganti, 513,926 Km Jaringan Listrik Atas Dirawat

180 Insulator di Jalur KRL Diganti, 513,926 Km Jaringan Listrik Atas Dirawat

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2026 22:58 WIB
Perawatan jaringan listrik KRL
PT KAI melakukan perawatan jaringan listrik aliran atas, termasuk penggantian insulator.Foto: Dok. PT KAI Properti
Jakarta -

Sepanjang Januari-September 2026, Commuter Line Jabodetabek melayani 270.891.261 pelanggan, meningkat 6,02% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 255.520.949 pelanggan.

Tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat tersebut didukung oleh kesiapan berbagai komponen operasional, termasuk infrastruktur elektrifikasi yang memasok energi listrik untuk menggerakkan Kereta Rel Listrik (KRL).

Salah satu bagian penting dari sistem elektrifikasi tersebut adalah Listrik Aliran Atas (LAA). Untuk menjaga kondisi jaringan dan komponen pendukungnya, pemeliharaan rutin perlu dilakukan secara berkelanjutan, disertai penggantian komponen yang telah mencapai masa pakai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam mendukung kebutuhan tersebut, KAI Properti telah menuntaskan 100 persen pekerjaan penggantian 180 insulator EPC pada sejumlah petak jalur KRL Jabodetabek.

Insulator berfungsi sebagai penyekat antara penghantar listrik dan struktur pendukungnya. Kondisi komponen ini perlu dijaga untuk mendukung keamanan sistem kelistrikan dan keandalan jaringan LAA dalam menunjang perjalanan KRL.

ADVERTISEMENT

Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan bahwa pemeliharaan dan penggantian komponen merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapan infrastruktur yang mendukung operasional KRL.

"Layanan KRL yang digunakan masyarakat setiap hari membutuhkan dukungan infrastruktur yang terpelihara dengan baik. Karena itu, pemeriksaan jaringan dan penggantian komponen yang telah mencapai masa pakai perlu dilakukan sesuai kebutuhan. Penyelesaian penggantian insulator ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi sistem elektrifikasi agar dapat mendukung operasional kereta api," ujar Bram dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).

Pekerjaan penggantian 180 insulator dilakukan pada sejumlah petak jalur, meliputi Cikoya-Maja, emplasemen Maja, Daru-Tenjo, Pondok Ranji-Jurangmangu, Sudimara-Rawabuntu, Tanah Abang-Palmerah, Angke-Kampung Bandan, Buaran-Klender Baru, Cawang-Duren Kalibata, Lenteng Agung-Universitas Pancasila, Universitas Pancasila-Universitas Indonesia, serta Citayam-Bogor.

Jaringan Listrik Aliran Atas

Di luar pekerjaan penggantian komponen tersebut, KAI Properti juga melaksanakan pemeliharaan rutin jaringan LAA sepanjang 513,926 kilometer (km) di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta.

Kegiatan ini mencakup 15 resor di Jabodetabek dengan dukungan 78 pekerja. Lingkup pekerjaannya meliputi pemeriksaan kondisi jaringan, perbaikan komponen pendukung, serta pengadaan material pendukung apabila diperlukan.

Pemeliharaan berlangsung setiap hari sepanjang tahun dengan menyesuaikan jam operasional KRL. Pemeriksaan kondisi jaringan dilakukan pada siang hari, sedangkan pekerjaan perbaikan dilaksanakan pada malam hari setelah perjalanan KRL selesai beroperasi.

Pengaturan waktu tersebut memberikan kesempatan bagi petugas untuk menangani kebutuhan pemeliharaan dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja dan kelancaran operasional kereta api.

15 resor yang menjadi cakupan pemeliharaan meliputi Rangkasbitung, Parung Panjang, Serpong, Tanah Abang, Duri, Jakarta Kota, Pasar Senen, Basoetta, Manggarai, Jatinegara, Cikarang, Pasar Minggu, Depok, Bogor, dan Nambo.

Bramantya menjelaskan bahwa penyelesaian pekerjaan penggantian insulator perlu diikuti dengan pemeliharaan rutin untuk memantau kondisi jaringan dan mengidentifikasi kebutuhan penanganan lebih lanjut.

"Pemeliharaan infrastruktur elektrifikasi merupakan pekerjaan berkelanjutan. Setelah penggantian komponen selesai, pemeriksaan rutin tetap diperlukan untuk memantau kondisi jaringan dan menentukan tindak lanjut sesuai temuan di lapangan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan standar teknis dan keselamatan," terang Bram.

(hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads