Konsultasi Perencanaan Keuangan

img_list
Koki Duit Rencana Keuangan untuk Hidup yang Lebih Baik
Follow detikFinance
Senin 29 Aug 2016, 06:50 WIB

Persiapkan Uang Pensiun, Mending Deposito Atau Beli Tanah?

Eko Endarto - detikFinance
Persiapkan Uang Pensiun, Mending Deposito Atau Beli Tanah? Foto: Dok. Finansia Consulting
Jakarta - Pertanyaan:
Perkenalkan saya Burhannudin PNS di salah satu kota di Kalimantan. Usia saya saat ini sudah masuk kepala 5, dan tentunya Bapak juga tahu berarti tinggal beberapa tahun lagi saya pensiun. Sampai saat ini saya belum memiliki rencana apa yang akan saya lakukan di saat pensiun nanti. Juga dengan uang pensiun.

Selama ini kami tidak mempersiapkan uang pensiun dalam bentuk tunai atau yang setara tunai seperti deposito atau lainnya, tapi dalam bentuk barang seperti tanah sawah, kebun, dan rumah. Bagaimana menurut Bapak persiapan pensiun saya dengan harta itu? Bagus atau tidak? Apa yang harus saya perhatikan ?

Atas jawaban yang diberikan saya ucapkan terima kasih.

Burhannudin – Samarinda

Jawaban:
Salam kenal juga Pak Burhannudin, senang sekali bisa mengenal Anda. Pensiun memang salah satu siklus hidup yang mau tidak mau kita alami. Sebagai karyawan, biasanya keputusan pensiun kita ditentukan oleh peraturan dan perusahaan jadi pensiun bagi karyawan biasanya lebih pasti bisa ditentukan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan pensiun di antaranya: Produk keuangan, Bisnis, BPJS dan sebagainya. Sebagai seorang karyawan mungkin Anda sudah memiliki BPJS atau dana pensiun dari kantor. Jadi bagaimana pun Anda pasti akan mendapatkan sejumlah dana baik itu secara 'lump sum' atau keseluruhan di muka, maupun secara berkala dalam jumlah tertentu tiap bulannya. Masalahnya adalah apakah ini cukup ya nggak Pak Burmannudin.

Nah itulah pentingnya kita mempersiapkan pensiun kita secara pribadi. Menggunakan aset properti sebagai sarana untuk mempersiapkan pensiun bukan hal yang salah Pak. Kita boleh mempergunakannya karena di samping imbal hasil yang cukup tinggi, jauh lebih aman karena jarang terkena pengaruh ekonomi seperti inflasi dan sebagainya. Bandingkan dengan Deposito atau produk keuangan lain.

Apakah mempersiapkan dengan aset properti itu baik? Jawaban saya baik Pak. Secara logika kebutuhan orang akan tanah dan perumahan selalu meningkat sementara ketersediaan lahan terbatas. Jadi sudah sepantasnya harga tanah akan selalu naik. Apa saja yang harus Anda perhatikan dalam berinvestasi di aset atau harta ini?

Harus diingat bahwa aset properti ini bukanlah suatu investasi yang likuid artinya Anda memerlukan waktu untuk bisa meng-uang kannya. Jadi adalah tidak mungkin bagi Anda untuk mengharapkan dana yang cepat dari penjualan properti ini. Tapi walaupun begitu Anda masih mungkin untuk bisa mendapatkan dana cepat dengan menggadaikannya walaupun mungkin tidak di tempat gadai yang resmi ya. Beberapa lembaga keuangan ada yang bisa menerima properti khususnya surat tanah sebagai jaminan misalnya koperasi dan lain sebagainya.

Tapi masalahnya adalah Anda akan dikenakan bunga dan nilainya pasti di bawah harga pasar.

Nah Pak Burhannudin, itu mungkin hal yang harus jadi perhatian Anda. Tetaplah yakin dengan investasi Anda, tapi persiapkanlah waktu untuk mencairkannya minimal 1 tahun sebelum dana itu dibutuhkan.

Nah selanjutnya untuk uang pesangon yang akan Anda dapatkan, saran saya jangan lagi Anda investasikan dalam bentuk properti ya, cari investasi yang lebih likuid seperti emas, obligasi dan sebagainya.

Salam

Eko Endarto (wdl/wdl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed