Daily Research Bapindo Sekuritas

Daily Research Bapindo Sekuritas

- detikFinance
Kamis, 02 Des 2010 07:50 WIB
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (1/12) IHSG mengalami kenaikan tajam sebesar 87,88 point atau 2,49% pada level 3.619,09. Senada dengan IHSG, LQ45 ditutup naik tajam sebesar 18,64 point atau sebesar 2,92% pada level 656,71. Kenaikan terbesar terjadi pada saham-saham sektor keuangan yang diikuti oleh saham-saham sektor tambang.

Sebanyak 16,96 miliar lembar saham atau senilai total Rp 8,51 triliun yang diperdagangkan, ada sebanyak 167 saham naik, 68 saham turun dan 72 saham lainnya stagnan. Sementara itu asing membukukan nett sell sebesar Rp 545.74 miliar. Semua sektor bergerak menguat tajam. Sementara kenaikan saham yang terbesar dipimpin oleh GGRM (3.19%), PTBA (6.14%), DSSA (13.15%), UNTR (3.26%), UNVR (4.66%) dan AALI (2.69%).

Kenaikan IHSG pada perdagangan kemarin dikarenakan naiknya harga komoditas logam dan CPO dunia serta spilled over affect dari naiknya data aktivitas manufaktur (Purchasing Manager Index – PMI) disejumlah Negara di Asia. Disisi lain naiknya angka inflasi yang di umumkan BPS pada hari kemarin menjadi 6,33% memperkuat pandangan kami bahwa akan dinaikkannya suku bunga acuan mungkin pada beberapa bulan kedepan atau pada akhir pekan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan kemarin (1/12), IHSG ditutup naik tajam sebesar 87,88 point atau 2,49% pada level 3.619,09, sekaligus membentuk candle white marubozu atau bullish reversal patterns yang disertai dengan volume pembelian yang cukup besar dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu indikator stochastic memberikan sinyal beli dan mengindikasikan penguatan (golden cross). Namun semua sinyal ini memerlukan konfirmasi lebih lanjut apakah ini valid atau tidak.

Pada perdagangan hari ini kami memproyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support 3.486,85 – 3.663,17 resistance dengan kecenderungan mixed to high. Saham-saham pilihan hari ini: APLN, BRAU, JSMR, TBIG, TLKM. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads