Milenium Danatama Sekuritas: IHSG Dibayangi Sentimen Negatif

Milenium Danatama Sekuritas: IHSG Dibayangi Sentimen Negatif

- detikFinance
Jumat, 21 Jan 2011 09:32 WIB
Jakarta - Indeks terus mengalami tekanan jual, pada perdagangan Kamis kemarin (20/01) turun 80,166 poin (-2,27%) ke level 3454,118. Sejak dibuka di bawah penutupan hari sebelumnya IHSG terus tertekan hingga akhir sesi kedua. Semua sektor mengalami penurunan, terbesar dialami oleh sektor pertambangan (-3,83%) sedangkan penurunan terkecil terjadi pada sektor keuangan (-0,85%).

Meskipun demikian masih terlihat beberapa saham blue chip yang mencatatkan kenaikan yaitu BDMN +1,74% (naik 100 poin ke 5850), BMRI +0,87% (naik 50 poin ke 5800) dan JSMR +0,77% (naik 25 poin ke 3250). Investor asing tercatat melakukan net sell sekitar 39 miliar rupiah.

Sentimen negatif juga masih terus melanda bursa Amerika, Eropa dan kawasan regional. Kekhawatiran pasar bahwa China akan kembali mengetatkan kebijakan moneter untuk meredam inflasi menjadi salah satu alasan penyebabnya. Di Amerika tekanan jual terjadi di awal perdagangan, kemudian indeks merayap naik mencoba untuk membalikkan keadaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya Dow dan S&P yang sempat menyentuh teretori positif sebelum akhirnya terbenam lagi. Dow ditutup di level 11822,80 turun 2,49 poin (0,02%), Nasdaq ke 2704,29 turun 21,07 poin (0,77%) dan S&P ke 1280,26 turun 1,66 (0,13%). Sementara indeks Nikkei-225 dibuka turun 21,73 poin (0,21%) ke level 10.459,04.

IHSG masih rawan koreksi dibayangi sentimen negatif bursa Wall Street dan bursa regional. Indeks akan menguji level 3.417 bila gagal bisa menuju level 3.390. Di sisi lain saat ini indeks dalam posisi oversold dan berpotensi membentuk pola double bottom.

Sehingga diharapkan adanya reversal indeks menuju level 3.500. Sektor infrastruktur memasuki area beli sementara sektor properti, agribisnis, konsumsi, keuangan, dan industri dasar dalam posisi oversold. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3.400 hingga 3.500.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads