Meskipun demikian masih terlihat beberapa saham blue chip yang mencatatkan kenaikan yaitu BDMN +1,74% (naik 100 poin ke 5850), BMRI +0,87% (naik 50 poin ke 5800) dan JSMR +0,77% (naik 25 poin ke 3250). Investor asing tercatat melakukan net sell sekitar 39 miliar rupiah.
Sentimen negatif juga masih terus melanda bursa Amerika, Eropa dan kawasan regional. Kekhawatiran pasar bahwa China akan kembali mengetatkan kebijakan moneter untuk meredam inflasi menjadi salah satu alasan penyebabnya. Di Amerika tekanan jual terjadi di awal perdagangan, kemudian indeks merayap naik mencoba untuk membalikkan keadaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG masih rawan koreksi dibayangi sentimen negatif bursa Wall Street dan bursa regional. Indeks akan menguji level 3.417 bila gagal bisa menuju level 3.390. Di sisi lain saat ini indeks dalam posisi oversold dan berpotensi membentuk pola double bottom.
Sehingga diharapkan adanya reversal indeks menuju level 3.500. Sektor infrastruktur memasuki area beli sementara sektor properti, agribisnis, konsumsi, keuangan, dan industri dasar dalam posisi oversold. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3.400 hingga 3.500.
(dnl/dnl)











































