Volume perdagangan di Wall Street tak besar karena harga minyak masih terjaga di level tinggi US$ 104,77 per barel akibat ketidakpastian sosial politik di kawasan Timur Tengah.
Pasar saham di Eropa pada perdagangan kemarin juga kembali ke teritori negatif akibat kekerasan di Libya yang akhirnya menyebabkan harga minyak dunia tinggi. Hal ini diperkirakan pasar akan membuat pertumbuhan ekonomi di Eropa terganggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal dibayangi oleh profit taking akibat tren negatif bursa global dan regional. IHSG pada perdagangan hari ini bergerak di support 3.563-3.580 dan resistence di level 3.588-3.612.
(dnl/dnl)











































