Dow Jones Industrial Average. (29/06/2011) mengalami penguatan, dengan positif 72,73 poin atau naik 0,60% pada level 12.261,42. Adanya titik terang tentang penyelesaian krisis utang Yunani menjadi sentimen positif penguatan DJIA, dimana parlemen Yunani telah melewati rancangan Undang-Undang penghematan yang akan membawa negara tersebut sedikit menjauh dari risiko gagal bayar.
Secara teknikal, IHSG masih dalam posisi rawan profit taking. Hal ini terlihat dibeberapa indikator teknikal yang menunjukkan IHSG masih dalam resiko tinggi untuk dimasuki. Kenaikan IHSG selasa lalu ditunjang oleh peningkatan volume perdagangan dibanding volume yang terjadi pada hari sebelumnya. Sementara transaksi asing yang mencatatkan posisi beli bersih sekitar Rp60 miliar pada selasa lalu, mengokohkan net buying asing sejak Januari 2011 lalu pada level sekitar Rp7 triliun. Namun pergerakan regional harus terus diperhatikan mengingat pengaruh regional masih sangat kuat dalam menentukan pergerakan IHSG. Pagi ini indeks regional Asia bergerak mixed, HSI naik 0,54%, Nikkei225 turun 0,05%, dan Kospi melemah 0,14%, dengan bervariasinya pergerakan regional Asia pagi ini kami memperkirakan IHSG juga akan bergerak mixed namun dengan kecenderungan menguat. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.825 dan 3.813 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.843 dan 3.854.
(ang/ang)











































