First Asia Capital: IHSG Berpeluang Tembus Lagi 4.000

First Asia Capital: IHSG Berpeluang Tembus Lagi 4.000

First Asia Capital - detikFinance
Kamis, 14 Jul 2011 09:57 WIB
First Asia Capital: IHSG Berpeluang Tembus Lagi 4.000
Jakarta - Ditopang reboundnya bursa saham Asia kemarin, IHSG akhirnya ditutup menguat 42,83 poin atau 1,09% di posisi 3980,845. Pelaku pasar saham menyambut positif dirilisnya data pertumbuhan ekonomi China kuartal kedua yang tumbuh mencapai 9,5%.

Angka ini di atas perkiraan ekonom sebelumnya yang memperkirakan sebesar 9,4%. Faktor utama pendorong pertumbuhan di China adalah konsumi masyarakat dan pertumbuhan investasi. Kondisi ini membuat pelaku pasar di Asia kembali optimis terhadap prospek pemulihan ekonomi global.

Perkembangan positif di China tersebut juga membuat pasar saham Indonesia kembali mendapat momentum penguatannya kemarin. Saham-saham sektor konsumsi, otomotif, dan perkebunan menjadi penopang utama penguatan indeks komposit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara tadi malam, indeks Dow Jones dan sejumlah bursa utama Eropa ditutup rebound setelah pada beberapa sesi perdagangan sebelumnya mengalami tekanan jual. Indeks Dow Jones menguat 44,73 poin ke 12491,61.

Sejumlah harga komoditas logam juga mengalami hal yang sama kembali menguat, seperti nikel, timah dan emas. Penguatan tersebut ditopang optimisme akan pertumbuhan industri di China dan mulai pulihnya ekonomi Jepang serta pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia lainnya.

Pernyataan Gubernur The Fed Ben Bernanke yang memberikan sinyal akan kembali mengelarkan paket stimulus tambahan untuk mendorong proses pemulihan ekonomi di AS telah memicu pelemahan dolar AS.

Kondisi ini, paling tidak untuk sementara, bisa berdampak positif bagi pergerakan pasar komoditas dan saham. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang konsolidasi dengan kisaran pergerakan naik turun sekitar 30 poin dengan kecenderungan menguat.

IHSG akan kembali berpeluang menembus level 4000. Hal ini juga ditopang, secara technical, dua hari terakhir candle membentuk pola bullish harami yang mengindikasikan tren penguatan masih bisa berlanjut.

Namun demikian, apabila terjadi aksi ambil untung, koreksi akan bersifat minor dan bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembelian balik. Pelaku pasar disarankan mulai memperhatikan pergerakan harga saham tambang, energi, dan perkebunan menyusul harga komoditasnya yang mulai rebound.

Di luar itu saham-saham lapis dua di sektor properti, infrastruktur, dan pendukung seperti kontraktor karya juga layak dilirik. Sedangkan saham sektor konsumsi, masih berpeluang melanjutkan penguatan namun rawan akan aksi ambil untung.

Perhatikan :
BORN 1400-1550 Buy at support
ITMG 44500 49000 Buy
MEDC 2200-2500 Buy
NIKL 365-400 Buy
KIJA 150-170 Buy
ASRI 315-355 Buy
JPFA 5200-5700 Sell on Strength
UNTR 24300–26000 Maintan Buy
KRAS 1040-1200 Maintan Buy
DEWA 108-120 Maintain Buy

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads