Minyak light sweet diperdagangkan di level US$98.1 per barel setelah sejumlah investor memperkirakan penurunan jumlah cadangan minyak AS sebagai tanda dari pemulihan ekonomi.
IHSG kemarin (19/7) ditutup turun 9.6 point (-0.24%) ke level 4,023.42 dengan asing tercatat melakukan net sell pada pasar regular sebesar Rp201 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, PGAS, INDF, PTBA dan TLKM dan rupiah kemarin (19/7) ditutup menguat 9 point ke level Rp8,550 per US$.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pergerakan indikator tampak stochastic berpotensi membentuk deathcross di area overbought sementara RSI mulai bergerak reversal di area overbought.
Pada perdagangan hari ini (20/7), IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada kisaran 3,980-4,042 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. DEWA, GJTL dan SMGR.
News & Analysis
- ADHI : Laba Bersih Adhi Karya Tumbuh 22,48%
- BBRI : Targetkan Kredit UMKM Tembus 30%
- BMRI : Bakal Utangi Pemerintah Rp 1 Triliun
- BTPN : Aset BTPN Meningkat 43%
- KKGI : Energy Collier Beli Saham KKGI Rp1,07 Triliun
Economic & Strategy
Economy: BI: Utang RI Rp 1.723,9 Triliun Masih Aman.
(qom/qom)











































