Sementara minyak light sweet diperdagangkan di harga US$98.56 per barel menyusul ekspektasi akan meningkatnya jumlah permintaan dari negara pengkonsumsi energi terbesar tersebut.
IHSG kemarin ditutup naik 27 point (+0.67%) ke level 4,050.63 dengan asing tercatat melakukan net sell pada pasar regular sebesar Rp26.7 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dilepas a.l. BMRI, TLKM, ITMG, BBCA dan PGAS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan IHSG pada perdagangan kemarin didukung dengan volume yang meningkat.
Namun, perlu diwaspadainya aksi profit taking melihat pergerakan indikator stochastic yang telah membentuk deathcross di area overbought dan RSI yang juga telah berada di area overbought.
Pada perdagangan hari ini (21/7), IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran 4,005-4,072 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ITMG, PGAS dan SMGR.
News & Analysis
- BBTN : Laba 1H11 Rp480 Milyar
- BRAU : Berau Coal Bangun Pembangkit Listrik 14 MW
- SMRA : Summarecon Agung Ekspansi ke Bali
Economic & Strategy
Infra: Pemerintah Siapkan Alternatif Pembiayaan Infrastruktur.
(qom/qom)










































