Memburuknya situasi krisis utang Eropa yang dibayangi oleh kurangnya dukungan politik Italia dan Yunani atas penerapan kebijakan anggaran yang ketat guna penyelesaian krisis utang mendorong bursa Wall Street kembali ditutup melemah pada perdagangan semalam. Saham-saham perbankan AS anjlok cukup dalam dipicu oleh somasi Federal Housing Finance Agency terhadap 17 bank besar AS terkait kasus subprime mortgage 2008 dan adanya penurunan valuasi target harga Bank of America, Citigroup, JP Morgan dan Goldman Sachs. Sementara itu, bursa Eropa masih ditutup cenderung melemah. Kabar angin segar muncul dari Bank Sentral Swiss yang memutuskan untuk membatasi ruang gerak mata uang Franc sehingga mengkontribusi penguatan indeks FTSE 100 (+1,1%) dan bursa Swiss (+4,4%).
Bursa regional pagi ini dibuka menguat mengabaikan berlarutnya krisis utang Eropa. Indeks KLSE +0,5; Nikkei +1,6%; STI +1,1% dan KOSPI +2,6%. Sementara itu, IHSG dipekirakan bergerak pada kisaran 3.818-3.934 dengan potensi menguat terbatas. Investor disarankan untuk tetap mencermati saham yang memiliki fundamental yang bagus, seperti: ASII, UNTR, ADRO, BORN, HRUM, ANTM, PGAS, JSMR, SMGR, INTP, BBRI dan BMRI.
(ang/ang)











































