Indikasi Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga BI pada level 6,75% terlihat membuat IHSG menguat pada perdagangan sesi kedua dan ditutup pada zona hijau. Sektor-sektor yang menjadi penyumbang terbesar terhadap penguatan IHSG pada perdagangan hari selasa kemarin adalah sektor pertambangan dan sektor konsumer dimana masing-masing sektor mengalami penguatan 1,48% dan 0,95%.
Dow Jones Industrial Average, harus kembali mengalami penurunan dengan melemah 100 poin atau 0,90% pada level 11.139,30. Penurunan kemarin merupakan penurunan pada tiga hari berturut turut, hal tersebut masih dari kekhawatiran krisis hutang Eropa dan ketakutan bahwa DJIA akan menemukan level terbawah pada tahun ini. Investor lebih memilih untuk melakukan penjualan untuk meminimalisasi kerugian pada portofolionya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan kemarin turut didukung oleh peningkatan volume perdagangan dibanding volume perdagangan yang terjadi pada hari sebelumnya. Asing kembali membukukan transaksi net selling sekitar Rp 402 miliar, sehingga YTD posisi net buying asing kembali turun menjadi sekitar Rp3,9 triliun.
Pagi ini indeks regional Asia rata-rata menguat, STI naik 1,14%, Nikkei menguat 1,39% dan Kospi positif 2,65%, berdasarkan data-data diatas kami memperkirakan IHSG akan cenderung menguat pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.872 dan 3.841 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.908 dan 3.938.
(ang/ang)











































