OSO Securities: Dorongan Penguatan Semakin Terbatas

OSO Securities: Dorongan Penguatan Semakin Terbatas

OSO Securities - detikFinance
Senin, 12 Sep 2011 09:37 WIB
OSO Securities: Dorongan Penguatan Semakin Terbatas
Jakarta - IHSG Jumat (09/09/2011) harus menyerah 6,89 poin atau melemah 0,17% berada pada level 3.998,50. Sedikit dibawah level psikologis 4.000. IHSG pada akhirnya harus mengikuti pergerakan bursa regional yang rata-rata ditutup pada wilayah negatif, yang mana pada awalnya IHSG bersusah payah untuk bertahan pada zona positif dan mencoba untuk mengikuti isu positif dalam negeri dimana bertahannya SBI pada level 6,75%, namun sepinya transaksi pada hari terakhir pada minggu lalu menyebabkan dukungan penguatan menjadi melemah. Sektor-sektor yang menjadi penyumbang terbesar terhadap pelemahan IHSG pada perdagangan hari jumat lalu adalah sektor infrastruktur dan sektor industri dasar dimana masing-masing sektor mengalami pelemahan 1,02% dan 0,87%.

Dow Jones Industrial Average. Pada akhir pekan lalu, bursa Wallstreet ditutup turun tajam. Hal tersebut didorong oleh diragukannya oleh investor atas rencana program penyerapan penaga perja senilai USD447 miliar, ketakutan Yunani akan Default atas hutangya. Selain itu, munculnya berita bahwa Deputy Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Juergen Stark akan mengundurkan diri akibat konflik atas rencana kontroversi program Buy Back obligasi ECB menguatkan dugaan terjadinya perbedaan tajam antara Deputy Gubernur ECB atas program Buy Back Obligasi tersebut menyebabkan bursa Wallstreet semakin terpuruk. Indeks DJIA ditutup terkoreksi 2,65% berada pada level 10.992,13.

Dorongan penguatan sudah semakin terbatas. Investor cenderung untuk melakukan daily trade, oleh karena itu IHSG akan cenderung untuk bergerak mixed, indikator stochastic yang sudah berada diatas 80% sejak perdagangan hari jumat menunjukkan risiko yang sudah lebih tinggi dibandingkan perdagangan pada hari sebelumnya. Kami memprediksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Transaksi beli bersih yang dilakukan investor asing pada perdagangan hari jumat sebesar Rp 52 miliar, sehingga posisi YTD net buying asing menjadi sebesar Rp4,86 triliun Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.980 dan 3.953 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 4.020 dan 4.048.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads