OSK Nusadana: Belum Ada Sentimen Positif Pendorong IHSG

OSK Nusadana: Belum Ada Sentimen Positif Pendorong IHSG

OSK Nusadana - detikFinance
Senin, 12 Sep 2011 09:42 WIB
Jakarta -

IHSG bergerak turun untuk pertama kali nya pada penutupan di hari jumat (9 Sept) ke level 3,998 (-0.17%), setelah menguat sebesar 4% selama seminggu terakhir. Penurunan ini sejalan dengan analisa kami secara technical yang melihat bahwa tingkat risk sudah lebih dari 50%.

Saham-saham yang banyak dibeli asing pada perdagangan hari ini antara lain BMRI, ASII, BBRI, UNTR, dan LPKR. Sementara leading sector adalah Trade an Service, dan lagging sector nya adalah Basic Industry. Sementara asing masih melakukan net buy dengan volume yang kecil, sebesar Rp53 Miliar.

Sementara bursa Asia juga ditutup turun, bursa Hang Seng (-0.2%), Nikkei (-0.6%), dan China (-0.6%), antara lain setelah pesanan mesin Jepang turun, China melaporkan inflasi tetap di atas 6% dan pertumbuhan produksi industri melambat. Amerika dan Eropa masing-masing ditutup turun cukup dalam pada perdagangan akhir pekan kemarin, dimana Dow turun -2.7%, FTSE -2.35%, dan DAX -4.04%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trading ideas
Perhatian investor saat ini kembali tertuju ke ke khawatiran mereka terhadap kemungkinan memburuk nya kondisi di Yunani dan belum ada nya sentimen positif yang dapat menarik IHSG lebih tinggi. Sementara secara technical daily risk sudah meningkat sebesar 74.23 %, dengan support di level 3,965 dan resistance di 3,999. Indikator secara umum memperlihat adanya indiaksi kuat untuk top reversal kecuali MFI Optimized yang masih cenderung naik namun dalam pola terbatas. Jika hari ini IHSG tidak mampu bertahan diatas level Q (3,982.14) diperkirakan koreksi akan berlanjut dengan strong support jangka pendek di S4 (3,948.37).

Kami melihat market hari ini cenderung untuk koreksi, dengan stock pick antara lain:
Astra International Indonesia (ASII), Trading Sell
Bumi Resources (BUMI), Trading Sell
Unilever Indonesia (UNVR), SoS

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads