Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Kamis, 15 Sep 2011 08:15 WIB
Jakarta - Pada perdagangan Rabu (14/9) Indeks Dow Jones ditutup naik 141 point (+1.27%) ke level 11,246.73 setelah Jerman dan Prancis kembali meyakinkan dunia untuk terus membantu Yunani agar tetap berada di uni eropa serta tawaran pemerintah China untuk kembali membeli obligasi negara Italia.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$89 per barel menyusul spekulasi akan turunnya jumlah pasokan minyak di negara tersebut.

IHSG kemarin (14/9) ditutup turun 76 point (-1.95%) ke level 3,779.04 dengan investor asing tercatat melakukan net sell pada pasar regular sebesar Rp1.3 triliun dengan saham-saham yang paling banyak di jual a.l. BBRI, BMRI, UNTR, ASII dan BBCA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara teknikal, IHSG kemarin (14/9) kembali bergerak melemah dengan break dari garis Fibonacci Retracement 38.2% di 3,822 dan masih belum menunjukan sinyal reversal.

Indikator Stochastic dan RSI masih bergerak downtrend menuju area oversold sementara MACD telah membentuk deathcross dengan MACD Histogram yang kembali memasuki area negatif.

Target koreksi IHSG berikutnya berada pada garis Fibonacci Retracement 23.6% di level 3,733 yang juga merupakan support kuat untuk IHSG.

Pada perdagangan hari ini (15/9), IHSG diperkirakan akan bergerak di-range 3,733-3,835 dengan kecenderungan kembali melemah secara teknikal, namun perlu diperhatikan sentimen positif yang datang dari bursa regional yang membuat IHSG berpeluang menguat.

Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini a.l CMNP, HRUM dan BDMN.

News & Analysis



  • ASGR : Optimistis Capai Target
  • BBRI : BW Plantation Raih Pinjaman BRI Rp 1,3 Triliun
  • JSMR : Tol Serangan-Tanjung Benoa Dimulai November
  • TOTL : Kontrak Baru Tembus Rp1 Triliun

Economic & Strategic

Economy: Penerbitan Obligasi Masih Marak
Economy: Peraturan BI Soal Devisa Berlaku 1 Oktober.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads