Lautandhana: IHSG Punya Ruang Menguat Terbatas

Lautandhana: IHSG Punya Ruang Menguat Terbatas

- detikFinance
Selasa, 27 Sep 2011 09:20 WIB
Jakarta - IHSG menutup awal minggu ini di posisi 3.316,14, turun 3,22%. Masih tidak menentunya penyelesaian krisis utang Eropa dan belum ada bukti kongkrit dari berbagai pihak untuk meredam potensi perlambatan ekonomi global memaksa IHSG kembali terpuruk ke zona merah. IHSG hanya mampu berada di level tertingginya di 3.429,46. Bursa regional juga ditutup serentak terkoreksi. Seluruh indeks sektoral mendorong pelemahan IHSG dimana sektor komoditas dan pertambangan mengalami penurunan terdalam. Asing cetak net sell Rp 115 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya adalah TCID naik Rp 700, BFIN naik Rp 450, MBAI naik Rp 400, dan IIKP naik Rp 70. Sedangkan beberapa saham yang termasuk ke dalam top losers adalah MLBI turun Rp 8.000, AALI turun Rp 1.950, ITMG turun Rp 1.850, dan ASII turun Rp 1.850.

Bursa Eropa pada perdagangan Senin ditutup naik dengan rata-rata di atas 1% seiring adanya harapan finalisasi the European Financial Stability Fund (EFSF), yaitu program dana talangan bagi zona Eropa dan kemungkinanan penurunan tingkat suku bunga. Saham-saham perbankan memimpin kenaikan bursa Eropa. Bursa AS juga berhasil ditutup menguat di atas 2% merespon positif akan segera ada aksi penanggulangan krisis utang Eropa. Saham-saham berbasis keuangan dan energi memotori apresiasi bursa Wallstreet.

Bursa regional pagi ini dibuka positif, Nikkei naik 1,81%, KLSE naik 1,06%, KOSPI naik 3,58%, dan STI naik 1,15%. IHSG di hari ini kami estimasi berpotensi fluktuatif namun ada ruang untuk naik terbatas merespon hijaunya bursa global seiring harapan pencapaian penyelesaian krisis utang Eropa. IHSG pada hari ini kami perkirakan akan bergerak di level 3.200-3.430. Kami sarankan investor untuk mencermati saham yang memiliki latar belakang fundamental baik, seperti: ADRO, ASII, SMGR, BMRI, dan BBRI.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads