OSK Nusadana: IHSG Cenderung Naik

OSK Nusadana: IHSG Cenderung Naik

- detikFinance
Selasa, 27 Sep 2011 10:01 WIB
Jakarta - IHSG kembali ditutup melemah mengikuti bursa Asia lain nya pada perdagangan hari senin (26 Sept). IHSG turun -110.2 pts ke level 3,316.1 (-3.22%). Ke khawatiran terhadap krisis di Eropa masih menjadi penyebab penurunan bursa untuk hari ini. IHSG sempat menyentuh titik terendah nya di 3217 sebelum kemudian rebound menyusul positif nya pembukaan pada bursa Eropa.

Tercatat Mining dan Property sector menjadi sector yang mendorong hari ini dengan penurunan masing-masing -5.46% dan -5.45%. Asing mencatat penjualan bersih, atau Net sell sebanyak Rp 115M. Saham-saham yang banyak dijual oleh asing antara BUMI, BORN dan BBCA. Sementara TLKM dan PGAS masih menjadi saham dengan yang banyak di koleksi oleh asing.

Sementara bursa Asia yang mengalami penurunan antara lain Nikkei -2.17%, Hang Seng -1.48%, dan KOSPI -2.64%. Tiga bursa asia yang mengalami penurunan tertajam hari ini adalah Indonesia, Thai dan Phil, dimana ketiga bursa tersebut mempunyai penurunan YTD yang terendah (minus 10-12%) dibandingkan bursa Asia lain nya. Dari US dan Eropa, Dow +2.5%, FTSE +0.45%, dan DAX +2.87%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trading ideas
Secara technical IHSG hari ini diperkirakan cenderung naik seiring dengan relatif mengecilnya daily risk saat ini yakni sekitar level 16.45 %. Support hari ini adalah 3,305, dan resistance di 3,407. Beberapa saham pilihan untuk hari ini antara lain:

1.Indo Tambangraya Megah (ITMG), Rp 38,800, Trading Buy
2.Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA), Rp 14,750,Trading Buy
3.United Tractors (UNTR), Rp,19,700, Trading Buy

Special Mention: TLKM menjadi favorit sebagai "safe haven" di tengah menurun nya saham-saham di IHSG. Tercatat net foreign buy di TLKM mencapai Rp 151 Miliar, dengan range harga di 6,900-7,550 di beberapa hari terakhir. Saat ini TLKM diperdagangkan dengan PE 12x lipat, masih dibawah rata-rata Industrial PE 19x.



(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads