Mega Capital: Indeks Berfluktuatif, Cenderung Menguat

Mega Capital: Indeks Berfluktuatif, Cenderung Menguat

- detikFinance
Senin, 17 Okt 2011 09:18 WIB
Jakarta - IHSG akhir pekan kemarin ditutup melemah -0.30% ke level 2,664.68. Secara mingguan IHSG menguat 7% yang merupakan penguatan terbesar sejak 5 Juni 2009. PT Astra International Tbk. (ASII) turun +1.40%, Toyota sedang menginvestigasi seberapa signfikan pengaruh dari banjir di Thailand terhadap supply onderdil mobil Toyota. PT Lippo Karawaci meningkat +1.60% ke level IDR 650, setelah perseroan memberi pernyataan akan melakukan buyback saham senilai IDR 600 miliar. Sementara itu BI memprediksi inflasi pada tahun 2011 akan mencapai 4.70% dan pada tahun 2012 akan sebesar 4.90%. Rupiah menguat setelah 5 minggu melemah. Rupiah menguat 0.60% ke level 8,848 per USD .

S&P 500 menigkat +6.00% selama seminggu kemarin ke level 1,224.48. Sementara Dow menguat +4.90% ke level 11,644.49. Google menjadi perusahaan yang meningkat paling drastis minggu kemarin setelah penjualan dan labanya melebihi ekspetasi para analis. Saham Google ditutup menguat +15.00% ke level USD 591.68. Selain itu saham Apple menguat +14.00% ke level USD 422, setelah penjualan iPhone 4S diperkirakan akan mencapai 4 juta unit pada akhir minggu lalu di pasar Amerika. Sementara itu, Defisit anggaran Amerika Serikat meningkat menjadi USD 1.3 triliun, meningkat tipis dari sebelumnya pada tahun 2010 yang sebesar USD 1.29 triliun. Secara persentase, deficit budget itu setara 8.70% US GDP. Perbankan di kawasan Uni Eropa diperkirakan harus menaikkan dana kolektif hingga EUR 200 miliar atau setara dengan USD 276 miliar. Dana itu akan digunakan sebagai pencadangan mengingat risiko besar tengah mengintai industri perbankan. Proposal ini dibuat oleh Otoritas Perbankan Eropa (EBA) ya ng menginginkan agar bank memiliki dana cadangan yang lebih besar untuk melindungi mereka dari goncangan pasar keuangan. EBA merekomendasikan, regulator perbankan Eropa harus memerintahkan industri perbankan untuk meningkatkan cadangan modal mereka antara 9%-10% dari aset mereka secara keseluruhan. Hal ini dilakukan karena bank bakal paling pertama kena hantaman atas eksposur mereka pada surat utang Yunani.

IHSG cenderung menguat terbatas (Range 3,635β€”3,720) IHSG ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya dan sempat mencoba untuk melewati resistance level terdekat di 3,675 namun hingga akhir sesi Bursa indeks belum mampu untuk bertahan di atas level tersebut. IHSG juga sempat menguji support di 3,635 akan tetapi juga mengalami kegagalan dalam mencoba untuk melewatinya. Indeks dimungkinkan untuk kembali menguji resistance level di 3,675 yang apabila mampu melewatinya maka dimungkinkan untuk mencoba melewati EMA 20 di 3,720 namun jika kembali gagal kemungkinan indeks akan mencoba untuk melewati support level 3,635. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads