Phillip Securities: IHSG Berpotensi Kena Profit Taking

Phillip Securities: IHSG Berpotensi Kena Profit Taking

- detikFinance
Senin, 07 Nov 2011 09:37 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan hari Jumat (4/11) kemarin mengalami kenaikan sebesar 77.818 poin atau meningkat sebesar 2.10% dibandingkan penutupan hari Kamis (3/11) ke posisi 3,783.628. Indeks LQ45 juga ikut terdongkrak dari pergerakan IHSG sebesar 15.508 poin atau sebesar 2.35% ke level 674.743. IHSG sepanjang jam perdagangan kemarin bergerak di kisaran 3,706.450 – 3,801.064. Pada awal pembukaan perdagangan IHSG sempat mencapai angka 3,801.04, keyakinan bahwa krisis eropa tidak akan merambat ke sektor finansial di tambah kejutan dari bank sentral eropa dengan dipangkasnya suku bunga membuat IHSG langsung mampu menguat. pada sesi I. IHSG sempat menyentuh angka 3,801.064 namun aksi ambil untung membuat posisi IHSG merosot. Perdagangan kemarin dinilai moderat dengan volume perdagangan mencapai 4.3 M lembar saham atau bernilai Rp 4.1 T. Sebanyak 190 saham ditutup menguat, 35 saham melemah, dan sebanyak 76 saham stagnant. Seluruh indeks sektoral ditutup menguat dimana sektor perdagangan dan jasa (+3.63%), sektor keuangan (+2.67%) dan sektor industri dasar (+2.39%) merupakan sektor-sektor yang memimpin kenaikan indeks kemarin. Nilai transaksi di pasar reguler adalah sebesar Rp 3.67 T. Investor asing membukukan beli bersih saham senilai Rp 612 M. Saham-saham yang memotori penguatan indeks kemarin adalah BMRI, BBRI, ASII dan BBCA . Sedangkan saham-saham yang menahan naiknya indeks adalah BORN, BTEL, CLPI dan POLY.

Saham AS jatuh hari Jumat (11/04), dengan Dow Jones Industrial Average turun mingguan pertama kali dalam enam minggu, setelah penurunan tak terduga dalam tingkat pengangguran AS tidak terlalu diperhatikan oleh investor yang lebih terfokus pada Eropa. Pekan lalu, para pemimpin Eropa memperingatkan bahwa mereka akan menahan bantuan untuk Yunani sampai negara tersebut menyelesaikan perbedaan politik, yang dapat melibatkan partai oposisi untuk melakukan pemilihan umum, sebuah proses yang bisa memakan waktu berminggu-minggu. Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Jumat melaporkan tingkat pengangguran jatuh pada bulan Oktober, ke posisi terendah enam bulan dari 9.1% menjadi 9.0% pada bulan Oktober. Sedangkan nonfarm payroll menunjukkan 80.000 lapangan kerja bulan lalu, sedikit kurang dari yang diharapkan, namun angka nonfarm payroll untuk Agustus dan September direvisi lebih tinggi. Setelah jatuh sebanyak 194 poin, Dow Jones Industrial Average berakhir turun 61.23 poin, atau 0.5% men jadi 11,983.24. Saham Bank of America Corp (BAC) jatuh 6.1%, memimpin penurunan komponen-komponen Dow. Untuk minggu ini, indeks blue-chip tersebut turun 2%, menghentikan lima minggu kenaikan. Kembali turun ke zona negatif untuk 2011, Indeks S&P 500 turun 7.92 poin, atau 0.6% menjadi 1,253.23, dengan perbankan jatuh paling banyak di antara 10 sektor-sektor utama yang semuanya berada di zona merah. S&P 500 turun 2.5% untuk minggu ini, menghentikan kenaikan empat minggu. Nasdaq Composite Index turun 11.82 poin, atau 0.4%, ke 2,686.15.

Kami memperkirakan hari ini IHSG akan turun dari penutupan Jumat, menjelang pertemuan para pemimpin Yunani untuk memutuskan siapa yang akan memimpin pemerintahan koalisi baru setelah Perdana Menteri George Papandreou setuju untuk mundur. Kami memperkirakan support dan resistance hari ini akan berada di 3,650 dan 3,850 untuk IHSG hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
AKRA (3,125) – Spec. Buy
MNCN (1,140) – Spec. Buy
INTP (15,500) – BUY
GGRM (60,550) – Spec. Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads