Penguatan saham sektor energi kemarin didorong harga minyak mentah di pasar internasional yang kembali naik hingga di atas USD96/barrel menyusul munculnya ketegangan geopolitik di Iran. Sementara itu perkembangan pasar saham global tadi malam relatif kembali membaik. Indeks DJIA di Wall Street berhasil melanjutkan penguatannya. Indeks sejumlah bursa saham di Uni Eropa berhasil ditutup di teritori positif. Indeks DAX 30 Jerman kemarin sempat naik hingga 1,8%, meskipun ditutup hanya menguat 0,55%. Ini merespon data ekspor Jerman September lalu yang naik 0,9% dibandingkan Agustus. Kenaikan ekspor ini membuat surplus perdagangan Jerman terbesar sejak Juni 2008.
Sedangkan penguatan pasar saham AS mencerminkan sikap positif investor merespon keinginan Berlusconi yang akan mundur dari posisi PM Italia pasca voting parlemen Italia yang menyetujui anggaran baru negara tersebut. Sementara dari faktor domestik, sejumlah rencana aksi korporasi emiten seperti buyback saham dan pembagian dividen interim berpeluang mendorong aksi beli lanjutan. Dengan dukungan kondusifnya pasar saham global dan rencana sejumlah aksi korporasi emiten akan memberikan ruang penguatan bagi saham-saham sektoral, terutama sektor perbankan, ritel, konsumsi, dan properti. Sedangkan kenaikan harga minyak hingga USD96/barrel akan memberikan sentimen positif bagi harga saham sektor energi dan pertambangan lainnya. IHSG diperkirakan berpeluang kembali melanjutkan penguatannya, dengan resisten ada di 3875. Sedangkan support ada di 3759.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan saham :
ADRO 2050-2150 Trading Buy
INDF 4900-5250 Buy on Weakness
UNSP 285-300 Buy
SMCB 1910-1960 Buy
ENRG 157-166 Trading Buy
KRAS 860-960 Buy break 890
BHIT 235-275 Spec Buy
BORN 820-920 Trading Buy
BUMI 2275-2475 Trading Buy
(ang/ang)











































