First Asia Capital: Saham Energi & Tambang Terbantu Harga Minyak

First Asia Capital: Saham Energi & Tambang Terbantu Harga Minyak

- detikFinance
Rabu, 09 Nov 2011 08:52 WIB
First Asia Capital: Saham Energi & Tambang Terbantu Harga Minyak
Jakarta - IHSG berhasil naik 27 poin pada perdagangan kemarin ditutup di 3805,648. Penguatan indeks kemarin dipicu aksi beli selektif pelaku pasar pada sesi terakhir perdagangan, terutama saham sektor energi. Namun nilai transaksi di Pasar Reguler masih tipis hanya mencapai Rp.2 triliun. Ini mengindikasikan pelaku pasar masih banyak yang berhati-hati dalam menentukan posisi tradingnya. Faktor eksternal yang masih penuh dengan ketidakpastian terkait penyelesaian krisis utang Yunani dan ancaman krisis di Italia membuat persepsi pelaku pasar atas resiko masih tinggi.

Penguatan saham sektor energi kemarin didorong harga minyak mentah di pasar internasional yang kembali naik hingga di atas USD96/barrel menyusul munculnya ketegangan geopolitik di Iran. Sementara itu perkembangan pasar saham global tadi malam relatif kembali membaik. Indeks DJIA di Wall Street berhasil melanjutkan penguatannya. Indeks sejumlah bursa saham di Uni Eropa berhasil ditutup di teritori positif. Indeks DAX 30 Jerman kemarin sempat naik hingga 1,8%, meskipun ditutup hanya menguat 0,55%. Ini merespon data ekspor Jerman September lalu yang naik 0,9% dibandingkan Agustus. Kenaikan ekspor ini membuat surplus perdagangan Jerman terbesar sejak Juni 2008.

Sedangkan penguatan pasar saham AS mencerminkan sikap positif investor merespon keinginan Berlusconi yang akan mundur dari posisi PM Italia pasca voting parlemen Italia yang menyetujui anggaran baru negara tersebut. Sementara dari faktor domestik, sejumlah rencana aksi korporasi emiten seperti buyback saham dan pembagian dividen interim berpeluang mendorong aksi beli lanjutan. Dengan dukungan kondusifnya pasar saham global dan rencana sejumlah aksi korporasi emiten akan memberikan ruang penguatan bagi saham-saham sektoral, terutama sektor perbankan, ritel, konsumsi, dan properti. Sedangkan kenaikan harga minyak hingga USD96/barrel akan memberikan sentimen positif bagi harga saham sektor energi dan pertambangan lainnya. IHSG diperkirakan berpeluang kembali melanjutkan penguatannya, dengan resisten ada di 3875. Sedangkan support ada di 3759.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG S 3759 R 3875

Pilihan saham :
ADRO 2050-2150 Trading Buy
INDF 4900-5250 Buy on Weakness
UNSP 285-300 Buy
SMCB 1910-1960 Buy
ENRG 157-166 Trading Buy
KRAS 860-960 Buy break 890
BHIT 235-275 Spec Buy
BORN 820-920 Trading Buy
BUMI 2275-2475 Trading Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads