IHSG kemarin ditutup melemah 21,837 poin atau 0,6%, di bawah level 3800, yakni di 3792,253. Sepanjang perdagangan IHSG hanya bergerak naik turun sebesar 32 poin. Penurunan terbatas IHSG kemarin lebih dipicu aksi ambil untung atas saham perbankan, barang konsumsi, otomotif, dan ritel. Sebaliknya saham sektor CPO kemarin cenderung menguat menyusul harga komoditasnya yang naik hingga RM3259/MT.
Sementara untuk perdagangan hari ini diperkirakan pergerakan IHSG masih akan bergerak dengan tren melemah menyusul kondisi pasar saham global yang kembali tertekan dan penurunan harga sejumlah komoditas seperti minyak mentah dan emas. Tadi malam indeks DJIA di Wall Street kembali ditutup turun sebesar 1% lebih. Harga minyak yang sempat bertengger di atas USD102/barrel, tadi malam drop hingga hampir USD4/barrel di posisi USD98,87/barrel. Harga emas juga drop sekitar 2% di USD1720,20. Pelaku pasar menghindari memegang aset beresiko menyusul terus memburuknya perkembangan krisis utang di zona Euro. Ini ditandai dengan meningkatnya biaya pinjaman di kawasan tersebut. Yield obligasi Spanyol hasil lelang kemarin mencapai 7%, tertinggi sejak negara tersebut bergabung di zona Euro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG S1 3750 S2 3696 ; R1 3810 dan R2 3828
Pilihan saham :
PGAS 3050-3175 Buy on Weakness
BMRI 6700-7150 Buy on Weakness
SGRO 2975-3125 Buy on Weakness
BUMI 2050-2250 Buy on Weakness
JSMR 3775-3950 Buy on Weakness
INDF 4775-4925 Buy on Weakness
HMSP 33300-35500 Trading Buy
INTP 15500-16300 Sell on Strength ; stop loss 15300
UNSP 275-305 Buy on Weakness ; stop loss 265
MEDC 2350-2550 Buy on Weakness ; stop loss 2300
(ang/ang)











































